Dunia

Spanyol tolak intervensi sepihak AS terhadap Iran

Menlu Spanyol memperingatkan bahwa tindakan sepihak tidak akan membawa stabilitas ke Iran, dan mengatakan bahwa tidak ada solusi untuk Venezuela yang dapat dipaksakan dari luar

Beyza Binnur Donmez  | 16.01.2026 - Update : 19.01.2026
Spanyol tolak intervensi sepihak AS terhadap Iran Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares.

JENEWA

Pemerintah Spanyol menegaskan penolakannya terhadap kemungkinan intervensi sepihak Amerika Serikat di Iran karena dinilai tidak akan membawa stabilitas, sekaligus menekankan bahwa masa depan Venezuela tidak bisa ditentukan melalui tekanan dari luar negeri.

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, Kamis, mengatakan tindakan sepihak dari pihak eksternal tidak akan menyelesaikan persoalan Iran yang saat ini justru membutuhkan stabilitas. Pernyataan tersebut ia sampaikan di hadapan sidang pleno Parlemen Spanyol, seperti dikutip penyiar publik RTVE.

Albares menyebut prioritas utama saat ini adalah mencegah ketidakstabilan lebih lanjut di Iran. Ia menyerukan agar otoritas Iran menghormati kebebasan berekspresi, hak untuk melakukan aksi protes damai, serta memulihkan komunikasi dengan dunia luar. Ia juga mengimbau semua pihak untuk menghindari situasi yang berujung pada kekacauan.

Selain itu, Albares menolak penggunaan hukuman mati terhadap para demonstran dan mengatakan pemerintah Spanyol terus memantau perkembangan situasi di Iran yang ia gambarkan sebagai sangat kompleks.

Ia mengungkapkan bahwa Spanyol telah menyarankan warganya di Iran untuk meninggalkan negara tersebut selama jalur komersial masih tersedia. Bagi warga yang masih berada di sana, pemerintah meminta agar tetap menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar Spanyol. Saat ini tercatat sekitar 140 warga negara Spanyol dan personel diplomatik berada di Iran, dan belum ada rencana evakuasi.

Terkait Venezuela, Albares menegaskan sikap Spanyol bahwa tidak ada solusi bagi negara tersebut yang bisa dipaksakan dari luar. Menurutnya, masa depan Venezuela harus ditentukan sendiri oleh rakyatnya melalui cara-cara damai.

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan menyusul sejumlah langkah terbaru Amerika Serikat terkait Venezuela.

Albares juga menyoroti kondisi global saat ini yang menurutnya menunjukkan aturan internasional tengah berada di bawah tekanan serius. Ia menyerukan penguatan kembali aliansi internasional untuk membela multilateralisme.

Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, Piagam PBB, dan kedaulatan negara, seraya menyatakan bahwa perdamaian dan stabilitas hanya dapat terwujud jika perselisihan diselesaikan secara damai.

“Venezuela, Gaza, Ukraina, Iran — semuanya saling terkait,” kata Albares, seraya memperingatkan bahwa pelanggaran hukum internasional pada akhirnya akan melemahkan demokrasi dan keamanan global.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın