Dunia, Ekonomi

Turkiye kirim kapal pengeboran Cagri Bey ke Somalia untuk misi perdana di luar negeri

Kapal Cagri Bey menjadi kapal pengeboran laut dalam pertama Turkiye yang bertugas di luar perairan Turkiye

Mustafa Ünal Uysal, Serkan Avci, Muhammad Abdullah Azzam  | 16.02.2026 - Update : 16.02.2026
Turkiye kirim kapal pengeboran Cagri Bey ke Somalia untuk misi perdana di luar negeri

MERSIN, Turkiye

Turkiye resmi memberangkatkan kapal pengeboran laut dalam Cagri Bey ke Somalia sebagai penugasan pertamanya di luar wilayah perairan nasional, menandai babak baru dalam ekspansi kegiatan eksplorasi energi Turkiye di luar negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turkiye Alparslan Bayraktar mengatakan kapal tersebut dijadwalkan tiba pada April di titik sumur Curad-1 untuk memulai pengeboran laut dalam di perairan Somalia.

“Kapal pengeboran Cagri Bey akan mencapai lokasi sumur Curad-1 pada April dan memulai kegiatan pengeboran laut dalam,” kata Bayraktar dalam upacara pelepasan kapal di Pelabuhan Tasucu, Silifke, Provinsi Mersin, Sabtu (15/2).

Bayraktar menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya kapal pengeboran laut dalam Turkiye menjalankan tugas di luar konsep “mavi vatan” atau wilayah maritim nasional.

Ia juga menegaskan Somalia kini menjadi mitra strategis penting bagi Turkiye, khususnya dalam sektor energi. Kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman kerja sama eksplorasi minyak dan gas di blok darat dan lepas pantai Somalia pada Maret 2024.

Pada Juli 2024, Turkiye dan Somalia juga menandatangani perjanjian pembagian produksi untuk tiga blok eksplorasi di wilayah laut Somalia.

Bayraktar mengingatkan bahwa sebelumnya kapal riset seismik Oruç Reis telah menjalankan misi di Somalia sejak Oktober 2024 dan menyelesaikan studi seismik selama sekitar sembilan bulan sebelum kembali ke Turkiye pada Juli tahun lalu.

Turkiye, menurut Bayraktar, terus memperkuat armada energi nasional dengan menambah kapal baru, termasuk Cagri Bey dan Yildirim, sehingga total kapal pengeboran Turkiye kini mencapai enam unit.

Dengan tambahan tersebut, Turkiye disebut menjadi negara dengan armada eksplorasi laut terbesar keempat di dunia, didukung kapal seismik Oruç Reis dan Barbaros Hayrettin Pasa.

Bayraktar menjelaskan Cagri Bey membutuhkan sekitar 45 hari perjalanan menuju Pelabuhan Mogadishu sebelum memulai pengeboran. Kapal ini mampu mengebor hingga kedalaman 12.000 meter.

Ia menambahkan ekspansi energi Turkiye juga mencakup rencana survei seismik di perairan Pakistan tahun ini, serta peluang kerja sama eksplorasi baru di Libya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Turkiye juga menandatangani sejumlah kesepakatan strategis dengan perusahaan energi internasional seperti ExxonMobil, Chevron, dan BP.

Bayraktar mengatakan target Turkiye adalah meningkatkan produksi minyak dan gas nasional hingga sekitar 500 ribu barel pada 2028, dengan visi jangka panjang mencapai kapasitas produksi satu juta barel per hari.

Ia berharap misi Cagri Bey akan memperkuat hubungan bilateral Turkiye-Somalia dan menghasilkan penemuan energi baru.

Upacara pelepasan kapal tersebut turut dihadiri pejabat pemerintah Turkiye dan Somalia, termasuk Menteri Perminyakan Somalia Dahir Shire Mohamed serta Menteri Transportasi Laut Somalia Abdulkadir Muhammed Nur.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın