Türkİye, Dunia, Ekonomi

Turkiye perluas jalur kereta cepat dan modernisasi transportasi maritim pada 2026

Turkiye menargetkan total panjang jalur kereta mencapai lebih dari 14.400 kilometer dengan peningkatan jaringan rel listrik dan bersinyal

Ayse Bocuoglu Bodur, Muhammad Abdullah Azzam  | 12.02.2026 - Update : 12.02.2026
Turkiye perluas jalur kereta cepat dan modernisasi transportasi maritim pada 2026

ANKARA

Kementerian Transportasi dan Infrastruktur Turkiye berencana melanjutkan pengembangan jaringan transportasi nasional pada 2026 guna mendorong pencapaian rekor baru dalam perdagangan, sesuai program kerja terbaru kementerian tersebut.

Dalam program 2026, kementerian menargetkan penguatan teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan layanan komunikasi dan pos universal ke seluruh lapisan masyarakat dan wilayah negara.

Program tersebut mencakup peningkatan jumlah permukiman yang menerima layanan komunikasi seluler dari 3.691 menjadi 3.905 pada tahun ini. Sementara jumlah permukiman yang memperoleh layanan pos universal diproyeksikan naik menjadi 37.826.

Kementerian juga mendorong pengembangan teknologi transportasi darat, maritim, serta komunikasi elektronik secara domestik, sekaligus memperluas penggunaannya. Jumlah proyek penelitian dan pengembangan (R&D) yang didukung di bidang ini ditargetkan meningkat menjadi 60 proyek.

Di sektor perkeretaapian, Turkiye menargetkan layanan yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Panjang jalur kereta api diproyeksikan mencapai 14.437 kilometer, dengan porsi jalur ganda meningkat menjadi 19 persen dari total jalur utama.

Jalur kereta yang telah direnovasi diperkirakan mencapai 281 kilometer, sementara jumlah perlintasan sebidang aktif akan meningkat menjadi 1.246.

Program tersebut juga memperkirakan pangsa transportasi penumpang kereta api mencapai 5,93 persen dari total, dengan jalur listrik mencakup 55 persen jaringan, serta jalur kereta cepat diperluas hingga 2.769 kilometer.

Untuk sistem rel perkotaan, panjang jaringan ditargetkan mencapai 487,1 kilometer dengan sekitar 260 stasiun, sedangkan jalur kereta bersinyal diperkirakan mencakup 65 persen dari total jaringan.

Di sektor maritim, kementerian akan meningkatkan layanan transportasi laut dengan menargetkan jumlah kendaraan yang diangkut kapal Ro-Ro melampaui 5 juta unit, volume kargo transit mencapai 3 juta TEU, serta kargo pelayaran pesisir sebesar 71,9 juta ton.

Jumlah kapal pesiar yang singgah di pelabuhan Turkiye ditargetkan mencapai 1.500 kapal, sementara total penanganan kontainer diproyeksikan meningkat menjadi 15,1 juta TEU pada 2026.

Kargo yang ditangani kapal berbendera Turkiye di pelabuhan nasional diperkirakan mencapai 101,9 juta ton. Program tersebut juga menargetkan penyelesaian pelabuhan logistik Rize Iyidere pada tahun ini.

Selain itu, tingkat inspeksi kendaraan ditargetkan meningkat menjadi 80,5 persen.

Program 2026 juga menekankan pengembangan layanan transportasi gabungan yang berkelanjutan dan kompetitif. Jumlah pelabuhan yang terhubung dengan jalur kereta api diperkirakan naik dari 19 menjadi 20, dengan panjang jalur penghubung mencapai 473,1 kilometer.

Pangsa angkutan barang melalui kereta api ditargetkan mencapai 4 persen dari total transportasi barang.

Di sektor penerbangan, kementerian menargetkan peningkatan volume kargo internasional sebesar 4,8 persen, kapasitas pesawat bandara sebesar 1,3 persen, serta jumlah destinasi internasional meningkat menjadi 133 tujuan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.