Turkiye perkenalkan meriam putar 30 mm ke pasar Amerika Serikat
Sistem senjata tersebut kompatibel dengan amunisi standar helikopter Apache sehingga dinilai memudahkan dukungan logistik.
RIYADH/ISTANBUL
Perusahaan pertahanan Turkiye SYS Group berencana memperkenalkan meriam putar kaliber menengah ke pasar Amerika Serikat, dengan target produksi hingga 100.000 unit pada 2026 melalui fasilitas manufakturnya di Florida.
SYS Group bersama perusahaan-perusahaannya, CANiK, AEI Systems, dan UNIROBOTICS, memamerkan solusi pertahanan terpadu mulai dari senjata ringan hingga artileri kaliber menengah, serta platform angkatan laut dan kendaraan darat dalam ajang World Defense Show (WDS) 2026 di Riyadh.
CEO SYS Group-CANiK, Urku Aral, mengatakan perusahaan akan mendemonstrasikan sistem senjata 30×113 milimeter tahun ini bekerja sama dengan perusahaan Amerika General Dynamics.
Aral menjelaskan meriam putar bergaya Eropa tersebut menjadi alternatif untuk integrasi pada kendaraan darat, berbeda dengan sistem chain gun atau gatling gun yang sudah umum digunakan di Amerika Serikat.
Ia memperkirakan produksi di AS dapat meningkat hingga 100.000 unit pada 2026, dibandingkan 65.000 unit tahun lalu, seiring pabrik perusahaan di Florida bersiap menambah shift ketiga pada Maret dan memanfaatkan otomasi untuk menekan biaya.
Aral menyatakan ekspansi ke pasar Amerika Serikat mencerminkan pertumbuhan perusahaan di Timur Tengah. Ia menambahkan SYS Group juga akan memanfaatkan kemitraan dengan General Dynamics Land Systems untuk menawarkan meriam 30 milimeter tersebut dalam proyek modernisasi kendaraan pertahanan Arab Saudi.
Menurutnya, sistem senjata ini kompatibel dengan amunisi M789, yang merupakan standar bagi helikopter Apache, sehingga memudahkan dukungan logistik bagi pasukan Saudi.
Aral menekankan kaliber 30×113 milimeter merupakan ukuran terbesar yang masih dapat dikombinasikan dengan rudal antitank atau roket 2,75 inci, karena ukuran yang lebih besar dapat memengaruhi daya tahan sistem persenjataan terintegrasi.
Ia juga menyebut sistem tersebut kini dipasang pada kubah senjata kendaraan lapis baja konfigurasi 6x6 dan 8x8 yang dikembangkan di Turkiye, seiring meningkatnya permintaan pelanggan terhadap sistem turret modern.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
