Dunia

PM Spanyol sebut serangan AS-Israel ke Iran sebagai bencana

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyebut serangan AS dan Israel terhadap Iran sebagai bencana yang harus dihentikan

Alyssa Mcmurtry  | 04.03.2026 - Update : 07.03.2026
PM Spanyol sebut serangan AS-Israel ke Iran sebagai bencana Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

OVIEDO

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengecam serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dengan memperingatkan bahwa konflik tersebut berisiko berkembang menjadi perang berkepanjangan yang dapat memperburuk kondisi ekonomi global.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Rabu, Sanchez menegaskan bahwa pemerintah seharusnya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan memperburuk keadaan melalui perang.

“Kami menentang bencana ini. Pemerintah seharusnya hadir untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, bukan membuatnya lebih buruk,” kata Sanchez.

Ia juga menilai tidak dapat diterima jika ada pihak yang memanfaatkan situasi perang untuk menutupi kegagalan mereka sekaligus menguntungkan segelintir pihak tertentu.

Sanchez mendesak semua pihak yang terlibat agar segera menghentikan kekerasan dan mencari penyelesaian damai.

Menurutnya, tidak ada yang benar-benar mengetahui bagaimana konflik tersebut akan berkembang atau apa tujuan pihak yang memulainya, sehingga dunia harus bersiap menghadapi kemungkinan perang yang berlangsung lama.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Spanyol tidak menyukai rezim Iran karena dinilai menekan rakyatnya, khususnya perempuan, namun tetap menuntut penyelesaian konflik melalui jalur damai.

Sanchez juga mengatakan bahwa permusuhan yang terjadi sejauh ini telah menyebabkan ratusan korban jiwa, termasuk di rumah dan sekolah, serta mengganggu pasar saham dan harga energi dunia.

Ia memperingatkan bahwa perang besar sering kali dipicu oleh rangkaian kesalahan dan ketidakpastian, sehingga dunia tidak boleh mempertaruhkan kehidupan jutaan orang.

Sanchez membandingkan situasi tersebut dengan awal Perang Dunia I serta perang Irak yang menurutnya memicu meningkatnya terorisme, biaya hidup, migrasi, serta membuat dunia menjadi kurang aman.

Meski Spanyol menjadi salah satu negara Barat yang paling vokal mengkritik serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Sanchez menegaskan bahwa sikap negaranya tidak berdiri sendiri.

Ia menyatakan Spanyol berdiri bersama nilai konstitusi negara tersebut, prinsip Uni Eropa, Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta hukum internasional yang mengedepankan perdamaian.

Menurut Sanchez, jutaan orang di seluruh dunia menginginkan perdamaian dan kesejahteraan, bukan perang yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Ia juga mengatakan pemerintah Spanyol sedang mempelajari langkah-langkah ekonomi untuk membantu warga dan pelaku usaha di negaranya jika terdampak konflik tersebut. Selain itu, Madrid tengah berupaya memulangkan ribuan warga Spanyol yang terjebak di kawasan Teluk.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol setelah negara itu menolak memberikan izin penggunaan pangkalan militernya untuk menyerang Iran.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz, Trump menyebut Spanyol sebagai sekutu yang buruk dan mengatakan Amerika Serikat dapat menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan negara tersebut.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent juga menyatakan Mahkamah Agung telah menegaskan kewenangan pemerintah untuk menerapkan embargo.

Menanggapi ancaman tersebut, Sanchez tidak secara langsung menyebut Washington, namun menegaskan bahwa Spanyol tidak akan takut terhadap kemungkinan tindakan balasan.

Pemerintah Spanyol pada Selasa malam juga menyatakan bahwa setiap perubahan dalam hubungan perdagangan harus tetap menghormati hukum internasional serta perjanjian yang telah berlaku.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın