Mohamed Abdel-Ghaffar
15 Februari 2018•Update: 15 Februari 2018
Mohamed Abdel-Ghaffar
KUWAIT
Kuwait akan mengalokasikan pinjaman sebesar USD1 miliar dan investasi langsung senilai USD1 miliar untuk negara tetangganya, Irak, kata Emir Kuwait, Rabu.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi donor internasional di Kuwait untuk rekonstruksi Irak setelah perang melawan kelompok teroris Daesh.
"Keamanan dan stabilitas Irak adalah bagian tak terpisahkan dari keamanan dan stabilitas Kuwait," kata Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah.
"Krisis dan tantangan yang dihadapi dunia saat ini mengharuskan masyarakat internasional untuk bekerja bersama-sama di semua tingkat," tambah dia.
Sekitar 2.300 perusahaan dari 70 negara ikut serta dalam konferensi yang dimulai sejak Senin tersebut.
Setelah tiga tahun berperang melawan Daesh, Irak berupaya untuk mengamankan investasi senilai USD100 miliar untuk membangun kembali infrastrukturnya.
Di bawah kepemimpinan mantan diktator Saddam Hussein, Irak menginvasi kota kaya minyak Kuwait pada 1990, sebelum akhirnya dipaksa untuk menarik diri oleh pasukan koalisi militer pimpinan Amerika Serikat (AS).
Saddam kemudian digulingkan oleh invasi AS pada 2003.