Dunia

Kapal perang AS bersiap sandar di Teluk Aqaba di tengah ketegangan kawasan

Kapal militer Amerika Serikat dilaporkan akan bersandar di Teluk Aqaba sebagai bagian dari persiapan keamanan kawasan

Said Amori  | 30.01.2026 - Update : 30.01.2026
Kapal perang AS bersiap sandar di Teluk Aqaba di tengah ketegangan kawasan

YERUSALEM/ISTANBUL

Sebuah kapal militer Amerika Serikat dilaporkan bersiap untuk bersandar di Teluk Aqaba, di selatan kota pelabuhan Eilat, Israel, sebagai bagian dari persiapan militer lanjutan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan kekhawatiran potensi eskalasi yang melibatkan Iran, menurut laporan media Israel, Kamis.

Penyiar publik Israel, KAN, melaporkan bahwa langkah tersebut mencerminkan penguatan koordinasi militer dan keamanan antara Amerika Serikat dan Israel, termasuk peningkatan pengerahan angkatan laut serta kesiapsiagaan defensif dan ofensif.

Sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada KAN bahwa langkah itu diambil sebagai antisipasi terhadap kemungkinan perkembangan situasi di lapangan yang dapat memicu eskalasi lebih luas di kawasan.

KAN menyebut lembaga keamanan Israel tengah memantau secara ketat pergerakan militer Amerika Serikat, di tengah penilaian bahwa periode mendatang dapat diwarnai langkah-langkah penting terkait Iran, dengan potensi dampak regional yang signifikan.

Menurut laporan tersebut, badan keamanan Israel juga meningkatkan tingkat kesiapsiagaan menyusul kemungkinan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melakukan intervensi terhadap Iran.

Salah satu perhatian utama otoritas Israel adalah memastikan sistem peringatan dini bagi warga sipil berfungsi optimal jika Iran melancarkan serangan ke wilayah Israel.

Isu Iran juga dibahas dalam penilaian keamanan mingguan militer Israel yang digelar Kamis pagi di markas besar militer di Tel Aviv, yang dihadiri para komandan senior dan pejabat keamanan tinggi, sebagaimana pertemuan serupa yang dilakukan dalam beberapa pekan terakhir.

Seiring percepatan penguatan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, Channel 12 Israel melaporkan bahwa Kepala Direktorat Intelijen Militer Israel, Mayor Jenderal Shlomi Binder, melakukan kunjungan tertutup ke Washington pada Selasa dan Rabu untuk membahas isu-isu sensitif terkait kemungkinan serangan Israel terhadap Iran.

Kunjungan tersebut disusul lawatan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, ke Washington, yang pada Kamis mengadakan pembicaraan dengan pejabat Amerika Serikat mengenai Iran, menurut laporan Channel 12.

Sementara itu, Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengatakan Teheran terbuka untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat, namun menegaskan bahwa pembicaraan hanya dapat dilakukan jika Washington memberikan jaminan bahwa pendekatan diplomatik yang ditempuh bersifat sungguh-sungguh, demikian laporan kantor berita negara Iran, IRNA.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington dalam beberapa pekan terakhir, setelah Presiden Trump menyatakan bahwa sebuah “armada besar” tengah bergerak menuju Iran, disertai seruan agar Teheran kembali ke meja perundingan.

Pejabat Iran sebelumnya memperingatkan bahwa setiap serangan Amerika Serikat akan dibalas dengan respons yang cepat dan menyeluruh, sembari menegaskan Iran tetap terbuka untuk dialog hanya dalam kerangka yang adil, seimbang, dan tanpa paksaan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın