Dunia

Iran apresiasi peran Turkiye dalam isu Gaza dan perdamaian Timur Tengah

Iran dan Turkiye sepakat memperkuat kerja sama politik dan ekonomi di tengah dinamika regional

Merve Berker, Muhammad Abdullah Azzam  | 30.01.2026 - Update : 30.01.2026
Iran apresiasi peran Turkiye dalam isu Gaza dan perdamaian Timur Tengah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

ANKARA

Iran menegaskan komitmennya terhadap diplomasi kawasan dan perdamaian regional serta memuji sikap Turkiye terkait situasi di Gaza di tengah meningkatnya tantangan keamanan dan konflik di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan usai pertemuan bilateral di Istanbul. Araghchi mengatakan Teheran menaruh perhatian besar pada kemitraan strategis dengan Ankara, terutama dalam menghadapi dinamika regional terkini.

“Iran dan Turkiye selalu berdiri bersama, baik dalam masa sulit maupun mudah,” kata Araghchi, seraya menegaskan bahwa hubungan kedua negara berlandaskan persaudaraan dan persahabatan.

Araghchi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, pemerintah Turkiye, serta Menteri Luar Negeri Hakan Fidan atas pesan solidaritas menyusul serangan yang disebutnya sebagai aksi teror di Iran. Ia menilai insiden tersebut terkait dengan unsur-unsur yang berafiliasi dengan Israel.

Terkait konflik di Gaza, Araghchi menyatakan Iran menghargai upaya Turkiye dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan dan mendorong perdamaian. Ia memuji peran aktif Ankara dalam mendukung rakyat Palestina.

Dalam isu kawasan yang lebih luas, Araghchi memperingatkan bahaya campur tangan asing. Menurutnya, intervensi pihak luar, khususnya yang dikaitkan dengan Israel, berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan mengancam seluruh negara di Timur Tengah. Ia menyerukan persatuan negara-negara Islam dalam menghadapi tantangan tersebut.

Araghchi menegaskan bahwa keamanan kawasan bersifat tidak terpisahkan dan Iran menentang segala tindakan yang dapat merusak perdamaian dan stabilitas regional.

Mengenai program nuklir Iran, Araghchi kembali menegaskan bahwa program tersebut bersifat damai dan Iran tidak pernah berupaya mengembangkan senjata nuklir. Ia menyatakan Teheran tetap terbuka terhadap proses diplomasi yang adil.

Dalam pembahasan terkait Suriah, Irak, dan Lebanon, Araghchi menekankan dukungan Iran terhadap kedaulatan negara dan pemerintahan yang inklusif, serta menyerukan diakhirinya pendudukan di Suriah. Untuk Lebanon, ia menyoroti pentingnya dialog nasional di antara seluruh pihak.

Selain isu politik dan keamanan, kedua menteri juga membahas langkah-langkah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi serta mengatasi hambatan perdagangan antara Iran dan Turkiye.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın