Dunia

42 warga Palestina terluka akibat tindakan polisi Israel

Polisi Israel membubarkan pengunjuk rasa yang berkumpul di Masjid Al-Aqsa setelah sholat subuh

Enes Canli  | 29.04.2022 - Update : 05.05.2022
42 warga Palestina terluka akibat tindakan polisi Israel

JERUSALEM 

Sedikitnya 12 orang terluka pada Jumat dalam intervensi polisi Israel dengan peluru plastik dan bom suara usai salat Subuh.

Polisi Israel turun tangan setelah pemuda Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dari Bab al-Maghrib, salah satu gerbang masjid dan melemparkan batu setelah melakukan shalat subuh.

Pertolongan pertama diberikan kepada 42 orang yang terluka, dan 22 di antaranya dirawat di rumah sakit, kata Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, polisi dilaporkan mencegah tim Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina memasuki kompleks masjid.

Polisi Israel memaksa keluar mereka yang berada di halaman Al-Aqsa dan menutup pintu masjid bagi umat Islam yang datang dari luar untuk salat Jumat terakhir di bulan Ramadhan.

Selain itu, saksi mata mengatakan bahwa dua orang ditahan.

Ratusan warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki memprotes polisi Israel dengan meneriakkan slogan-slogan di gang-gang Kota Tua Yerusalem, tempat Masjid Al-Aqsa berada.

Ketegangan telah meningkat di seluruh wilayah Palestina sejak awal April di tengah penangkapan berulang Israel di Tepi Barat yang diduduki dan serangan pemukim ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın