Hayati Nupus
10 Juli 2019•Update: 11 Juli 2019
Hayati Nupus
JAKARTA
Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menggelar pertukaran dosen Universitas Pertahanan dengan National Defense University (NDU) Amerika Serikat.
Dalam keterangannya, Pusat Kerja Sama Internasional TNI mengatakan Indonesia akan terus meningkatkan hubungan diplomatik militer dengan AS, khususnya terkait pendidikan dan pelatihan militer.
Saat berkunjung ke Washington dalam rangka 3rd United Nations Chiefs of Defense Staff Conference pada Selasa, Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia Letjen TNI Joni Supriyanto mengatakan bahwa setelah 70 tahun terjalin, hubungan Indonesia-AS kini berada pada tahap “strategic partnership”.
Kedua negara, lanjut Letjen Joni, perlu memikul tanggung jawab bersama dan mencari solusi atas tantangan global.
Keterangan pers itu juga menyebutkan bahwa Senior Vice President NDU, Ambassador Arnold A. Chacon menyatakan harapannya agar jumlah perwira TNI yang belajar di NDU terus bertambah.
Saat ini, lanjut Chacon, lembaganya tengah mengembangkan wadah alumni yang dapat menjadi jejaring positif, khususnya terkait isu strategis yang tengah berkembang.
Harapannya, kata Chacon, jejaring alumni itu dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan NDU.
Indonesia dan AS telah menjalin hubungan diplomatik sejak 28 Desember 1949.