09 Agustus 2017•Update: 09 Agustus 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump siap untuk merespon serangan ke Korea Utara (Korut) untuk pertama kalinya, jka Pyongyang terus-menerus mengancam AS.
“Sebaiknya Korut tidak lagi mengancam AS, karena mereka akan menghadapi serangan yang belum pernah ada di dunia sebelumnya,” tegas Trump ketika ditemui di Trump National Golf Club, New Jersey.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul serangkaian laporan media yang menyebutkan bahwa Pyongyang telah berhasil membuat miniatur hulu ledak nuklir yang dapat ditempatkan pada rudal balistik.
Bulan lalu, Korut melancarkan uji coba 2 rudal balistik antarbenua, yang oleh para ahli diperkirakan dapat mencapai benua AS.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Trump berkomitmen untuk terus menekan Korut atas program nuklirnya, sesaat setelah Dewan Keamanan PBB memberlakukan sanksi ekonomi.
Awal pekan ini, Pyongyang bersikeras melancarkan program nuklirnya. Pernyatan pemerintah Korut yang berbunyi: “Kami siap untuk merespon dengan tindakan yang lebih besar untuk membuat AS menyesal,” menunjukkan bahwa Korut tidak berniat untuk berdialog, meskipun Korut harus menghadapi sanksi yang dapat mengurangi pendapatan ekspor dari USD 3 juta ke USD 2 juta.