15 Juli 2017•Update: 17 Juli 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump menelpon Raja Salman terkait upaya penyelesaian konflik dengan Qatar, menurut Gedung Putih.
Trump, yang sebelumnya menyebut Qatar sebagai pendukung terorisme "pada tingkat yang sangat tinggi", menekankan pada Salman "kebutuhan untuk memutus semua aliran dana terorisme dan mendiskreditkan ideologi ekstremis".
Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, baru-baru ini mengunjungi sejumlah negara Arab untuk mengatasi ketegangan yang terus berlanjut sejak Riyadh memimpin sebuah koalisi untuk mengisolasi Qatar.
Sejak 5 Juni, Doha berada di bawah blokade darat, laut dan udara yang diberlakukan oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, Bahrain dan Yaman. Sejumlah negara tersebut menuduh Qatar mendukung terorisme.