Meltem Bulur
09 November 2017•Update: 09 November 2017
Meltem Bulur
ANKARA
Delegasi Amerika Serikat (AS) di Ankara dan Istanbul pada Rabu mengkonfirmasi bahwa kedutaan besar AS telah membuka kembali layanan visa terbatas non-imigran.
"Dengan senang hati kami mengkonfirmasi bahwa layanan visa non-imigran terbatas di Ankara dan Istanbul telah dibuka kembali, dengan memprioritaskan pelajar, perjalanan medis, dan bantuan kemanusiaan," tulis Kedubes AS di Ankara dalam akun Twitter resminya.
Pernyataan tersebut menandai meredanya konflik bilateral AS-Turki yang telah berlangsung selama hampir sebulan.
Konflik keduanya dimulai pada 8 Oktober, ketika Kedubes AS mengumumkan penangguhan layanan visa non-imigran bagi warga Turki, menyusul penangkapan staf konsulat AS di Istanbul.
Metin Topuz ditangkap karena diduga terafiliasi dengan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok teror yang mendalangi percobaan kudeta di Turki.
Awal pekan ini, Kedubes AS di Turki mengumumkan bahwa permohonan visa di misi diplomatiknya bisa diproses dalam jumlah yang terbatas.
Menyusul keputusan tersebut, misi di Turki juga kembali memproses permohonan visa secara terbatas bagi warga AS di misi diplomatik dan konsulatnya di AS.