Burc Eruygur
16 Mei 2023•Update: 19 Mei 2023
ISTANBUL
Dinas keamanan Rusia mendakwa mantan staf Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di negara itu dengan tuduhan menjadi "mata-mata" setelah penangkapannya, menurut media pemerintah Rusia.
"Dalam tindakan operasi pencarian, lembaga penegak hukum, dengan dukungan FSB (Layanan Keamanan Federal) Rusia, menahan Robert Shonov di Vladivostok," kata seorang pejabat FSB kepada kantor berita negara TASS pada Senin.
Laporan itu mengatakan bahwa setelah diinterogasi, Shonov didakwa melakukan kejahatan berdasarkan Pasal 275.1 Rusia, yaitu "kerja sama secara rahasia dengan negara asing, organisasi internasional atau asing."
Lantas Shonov dibawa ke Moskow dan ditempatkan di penjara Lefortovo usai proses dakwaannya, yang membawa hukuman penjara hingga delapan tahun.
Pengadilan Lefortovsky Moskow mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa penyelidik FSB meminta perpanjangan penangkapan Shonov selama tiga bulan lagi, dan mengatakan bahwa tanggal persidangan belum ditetapkan.
Para pejabat AS belum mengomentari laporan tersebut.