Kasim Ileri
22 November 2017•Update: 22 November 2017
Kasim Ileri
WASHINGTON
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan untuk warga AS yang hendak bepergian ke Arab Saudi. Risiko serangan teroris di Arab Saudi dan bahaya rudal balistik dari Yaman ke negara tersebut dinilai mengkhawatirkan.
Travel Warning ini dirilis sebagai pengganti versi yang dikeluarkan sebelumnya pada tanggal 29 Maret 2017.
Dalam pernyataan itu disebutkan terdapat risiko serangan teror di seluruh wilayah Arab Saudi khususnya di Riyadh, Jeddah, dan Dhahran.
Beberapa teroris, termasuk Daesh, disebut telah menargetkan lembaga–lembaga Saudi dan Barat, masjid, dan tempat ibadah lainnya, serta tempat-tempat yang sering dikunjungi warga AS dan negara barat lainnya di Arab Saudi.
Dalam pernyataan itu juga disebutkan serangan yang terjadi selama setahun di Jeddah dan wilayah Qatif.
Selain itu, konflik yang berlangsung di Yaman juga disebutkan berdampak terhadap Arab Saudi.
Imbauan itu pun menyebut bahwa rudal balistik yang ditembakkan Houthis dari Yaman bisa saja mencapai Riyadh dan Jeddah.
Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warganya untuk tidak bepergian dalam radius 80 kilometer dari perbatasan Arab Saudi dan Yaman, termasuk kota Jizan dan Najran.
Selain itu, pelayanan kedutaan besar dan visa AS di wilayah tersebut juga dinyatakan akan dibatasi.