25 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
Shenny Fierdha
JAKARTA
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddi menjelaskan persiapan untuk ibadah haji 2017 yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia sudah hampir tuntas.
“Dari waktu ke waktu semakin mendekati final persiapannya karena hotel-hotel di Mekah dan Madinah sudah dikontrak, tinggal menunggu kedatangan jemaah haji. Perusahaan katering juga sudah kita kontrak. Lalu armada bis yang kita sewa juga. Semuanya relatif sudah siap di tanah air,” kata Menteri Lukman saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi VIII di gedung DPR, Senin.
Saat ini, fokus Kementerian Agama penyelesaian dokumen perjalanan paspor dan visa. "Paspor dan visa milik jemaan haji Indonesia yang berangkat di gelombang 1 ini ke Madinah semua sudah selesai, tinggal tuntaskan yang [gelombang] kedua,” jelas dia.
Terkait wabah kolera yang tengah melanda Yaman, Lukman mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjamin kesehatan jemaah haji Indonesia selama di Tanah Suci.
“Kita dan Kemenkes sudah mengantisipasi dengan baik. Kita menginformasikan kepada jemaah tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan [untuk mencegah kolera seperti] menjaga pola hidup sehat, kebersihan, stamina, makanan,” ucapnya.
“Kita pun percaya bahwa pemerintah Arab Saudi betul-betul serius untuk mencegah kolera menular dan menyerang jemaah haji kita,” tambahnya.
Meski demikian, ia tidak merinci lebih lanjut tindakan medis apa yang akan dilakukan jika jemaah haji Indonesia terjangkit kolera meski sudah melakukan langkah-langkah pencegahan seperti yang tadi disebutkan.
Menunaikan ibadah haji merupakan rukun Islam kelima. Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan pada akhir bulan ini.