Dunia

Indonesia promosi produk lewat bus haji

Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi periode Januari-April 2017 mencapai USD 1,51 miliar

25.07.2017 - Update : 25.07.2017
Indonesia promosi produk lewat bus haji Bus Shalawat, transportasi yang siap antar jamaah dari pemondokan ke Masjidil Haram selama 24 jam. (ANTARA News/Risbiani Fardaniah)

Regional

Muhammad Latief 

JAKARTA

Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah memanfaatkan bus-bus yang melayani jemaah haji untuk promosi dan branding produk Indonesia. Ini adalah upaya untuk mendongkrak ekspor non migas Indonesia ke Arab Saudi. 

Kepala ITPC Jeddah, Gunawan mengatakan, diharapkan Jemaah haji dari berbagai penjuru dunia akan mengenal Indonesia. Tidak hanya promosi produk Indonesia, tapi juga destinasi wisata dan kemudahan berinvestasi. 

“Selain itu, ITPC Jeddah juga memfasilitasi kunjungan bisnis ke perusahaan Arab Saudi, mempromosikan komoditas Indonesia melalui media sosial dan daring, serta berkolaborasi dengan kegiatan pelayanan KJRI Jeddah,” ujarnya. 

Produk yang akan dipromosikan yaitu minyak esensial, produk karet, perhiasan, industri perikanan, furnitur, minyak kelapa sawit, makanan olahan, bumbu-bumbu, dan produk kopi. Selain itu, ada juga produk industri strategis, berupa kereta api dari PT Industri Kereta Api (INKA), pesawat dari PT Dirgantara Indonesia (PT DI), dan vaksin Indonesia dari Bio Farma. 

Konsul Jenderal RI Jeddah M. Hery Saripudin menyatakan, KJRI Jeddah melalui seluruh fungsi dan teknis bersinergi memajukan kinerja perdagangan, pariwisata, dan investasi melalui berbagai inovasi kreatif dan promosi produk-produk Indonesia di media massa cetak, elektronik, dan daring.

Total perdagangan Indonesia-Arab Saudi periode Januari-April 2017 mencapai USD 1,51 miliar atau naik 22,65 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016 yang mencapai USD 1,23 miliar. Total perdagangan migas periode Januari-April 2017 senilai USD 731,6 juta atau naik 40,01% dibandingkan periode yang sama pada 2016 yang tercatat USD 522,8 juta. 

Sementara pada sektor perdagangan nonmigas, neraca perdagangan Indonesia mengalami kenaikan mencapai 9,93 % dari USD 713,33 juta selama Januari-April 2016 menjadi USD 784,17 juta pada periode yang sama pada 2017. 

Adapun total ekspor nonmigas Indonesia ke Arab Saudi periode Januari-April 2017 mencapai USD 532,59 juta atau naik 13,76% dibanding periode yang sama pada 2016 yang mencapai USD 468,15 juta.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın