25 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
Hussein Qabani
CAIRO
Blok pimpinan Arab Saudi yang memblokade Qatar meluncurkan daftar terbaru 18 organisasi dan individu yang diduga terkait terorisme.
Bulan lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain memutus hubungan dengan Qatar, menuding Doha mendukung terorisme.
4 Negara tersebut telah mengeluarkan daftar 59 individu dan 12 organisasi yang diduga terkait dengan teroris. Menurut pernyataan kantor berita Mesir MENA, 4 negara tersebut juga telah mencekal 9 organisasi dan 9 individu yang terkait dengan pemerintah Qatar “secara langsung atau tidak langsung” dan menyebut mereka sebagai teroris.
3 Organisasi berbasis di Yaman dan 6 di Libia, serta 3 warga Qatar, 2 warga Libia, dan seorang warga Kuwait juga masuk dalam daftar hitam. Mereka disebut-sebut terlibat dalam “kampanye penggalangan dana untuk mendukung kelompok teroris di Suriah”.
“Kami mengharapkan pihak berwenang Qatar untuk mengambil langkah selanjutnya dan mengadili kelompok dan individu teroris. Untuk memastikan hal ini, keempat negara dan mitra internasional mereka akan memantau komitmen pemerintah Qatar,” ujar pernyataan yang dirilis MENA.
Hingga saat ini belum ada komentar dari pemerintah Qatar mengenai daftar baru tersebut.
Blok pimpinan Arab Saudi telah memblokade laut, daratan, dan udara Qatar, dan memberikan daftar 13 permintaan, termasuk penutupan jaringan televisi Al-Jazeera dan pangkalan militer Turki di Doha.
Qatar telah menyanggah tudingan tersebut dan menyatakan blokade sebagai pelanggaran hukum internasional.