Muhammad Nazarudin Latief
17 Juli 2019•Update: 18 Juli 2019
Muhammad Latief
JAKARTA
Perusahaan jasa keuangan Visa mengumumkan telah memasukkan investasi ke Gojek, sebagai bagian dari penggalangan dana seri F, perusahaan ridehailing terbesar di Indonesia itu, seperti dilansir Channel News Asia, Rabu.
Visa dan Gojek selanjutnya akan bekerja sama menyediakan lebih banyak opsi pembayaran non tunai bagi konsumen di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara, ujar perusahaan asal Amerika Serikat itu.
Visa tidak menyebutkan berapa banyak uang yang diinvestasikan di Go-Jek atau seberapa besar saham yang akan diperoleh.
Go-Jek, perusahaan jasa transportasi yang diluncurkan pada 2011 kini sudah memberikan banyak layanan, mulai dari pengantaran barang, pemesanan makanan hingga layanan pijat.
Perusahaan Indonesia itu sudah mengumpulkan sekitar USD1 miliar awal tahun ini dan mengklaim nilai perusahaan itu sebesar hingga USD10 miliar, menurut sumber.