Ekonomi

Cadangan devisa naik, rupiah menguat

Cadangan devisa yang kuat mencerminkan bahwa BI punya amunisi yang kuat untuk stabilisasi nilai tukar rupiah

Muhammad Nazarudin Latief   | 07.05.2021
Cadangan devisa naik, rupiah menguat Uang kertas rupiah. ( Dasril Roszandi - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA

Nilai tukar rupiah diperdagangkan menguat pada level Rp14.285 per dolar Amerika Serikat seiring kenaikan cadangan devisa yang diumumkan Bank Indonesia, Jumat.

Ibrahim Assuaibi, Direktur TRFX Garuda Berjangka mengatakan cadangan devisa sebesar USD138,8 miliar pada April ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Cadangan devisa yang kuat mencerminkan bahwa BI punya amunisi yang kuat untuk stabilisasi nilai tukar rupiah,” ujar dia dalam Analisa harian.

“Saat nilai tukar stabil, investor akan lebih merasa aman dan nyaman berinvestasi di Indonesia,” lanjut dia.

Penguatan rupiah ini juga dipengaruhi pelemahan dolar, kata Ibrahim.

Dolar merosot ke level terendah satu minggu dan patokan imbal hasil treasury 10 tahun turun mendekati level terendah dua minggu.

Di Amerika jumlah klaim pengangguran awal turun menjadi 498.000, terendah sejak pertengahan Maret tahun lalu saat mulai pandemi Covid-19.

“Investor sekarang menunggu laporan ketenagakerjaan April, termasuk non-farm payrolls, di kemudian hari,” ujar dia.

Dengan perkiraan tentang kemungkinan jalur solid Amerika menuju pemulihan ekonomi, kekhawatiran inflasi yang tak terkendali juga meningkat.

China juga merilis data positif pada hari sebelumnya, dengan Caixin Services PMI untuk April di 56,3 lebih baik dari perkiraan.

Data perdagangan April juga lebih baik dari yang diharapkan, dengan ekspor tumbuh 32,3 persen, impor tumbuh 43,1 persen dan neraca perdagangan surplus USD42,86 miliar.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın