İqbal Musyaffa
30 Mei 2018•Update: 30 Mei 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Bank Indonesia menjamin likuiditas rupiah dan valuta asing tetap terjaga melalui sejumlah penguatan di dalam operasi moneter yang dilakukan baik dari sisi instrumen ataupun frekuensi.
“Dari instrumennya, ada terms repo maupun swap. Frekuensinya juga kita tambah. Swap lelang tiga kali seminggu,” ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo seusai rapat dewan gubernur BI di Jakarta, Rabu.
Dengan begitu, menurut Perry, BI ingin memastikan kepada perbankan khususnya bahwa likuiditas rupiah dan valas masih mencukupi sehingga tidak perlu ada kekhawatiran sehingga muncul informasi bahwa likuiditas ketat.
“Kalau likuiditas cukup, tidak ada alasan perbankan untuk berlomba-lomba menaikkan suku bunganya. Oleh karena itu, mustinya suku bunga kredit tidak ada kenaikan,” ungkap dia.
BI menghimbau perbankan untuk tidak menaikkan suku bunga kredit karena OJK juga telah berkomitmen untuk memperkuat efisiensi di perbankan.
“Kami akan koordinasi dengan OJK untuk memastikan kenaikan suku bunga ini tidak perlu serta merta diikuti kenaikan suku bunga deposito atau suku bunga kredit. Dan ini tentu akan mendukung intermediasi perbankan,” Perry menambahkan.
Perry juga menegaskan kepada kalangan perbankan dan ekonom, baik di pasar obligasi maupun pasar saham bahwa kenaikan suku bunga ini jangan selalu diartikan bahwa pertumbuhan ekonomi akan langsung turun.
Transmisi dari kenaikan suku bunga acuan terhadap perekonomian menurut dia panjang, sekitar satu setengah tahun rata-ratanya. Dan likuiditas perbankan juga menurut dia cukup.
“Sekaligus BI akan mengkaji dan melakukan asesmen mengenai langkah makroprudensial, pendalaman pasar keuangan, sistem pembayaran, dan ekonomi syariah yang bisa mendorong pertumbuhan,” imbuh dia.
Asesmen makroprudensial yang akan dilakukan BI menurut Perry termasuk mengenai relaksasi LTV perumahan yang tetap dalam prinsip prudential.
“Sektor perumahan leading sektor, dengan sektor perumahan meningkat maka sektor ekonomi akan meningkat,” jelas Perry.