İqbal Musyaffa
03 Agustus 2018•Update: 03 Agustus 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Fokus pemerintah untuk mengembangkan bahan bakar B20 dapat membantu menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD), kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjoyo pada Jumat.
“Tentu saja dengan rencana pemerintah untuk konversi biodiesel, saya menyambut baik dan sangat mendukung penuh sebagai upaya pemerintah Presiden Joko Widodo untuk secara serius mengendalikan CAD,” ungkap Perry.
Manfaat dari pengembangan 20 persen crude palm oil (minya sawit mentah) dalam setiap liter solar ini, menurut Perry, akan mampu menekan impor minyak. Selain itu, ekspor kelapa sawit juga akan meningkat.
“Itu langkah konkret yang dilakukan pemerintah. Kita lihat dalam beberapa bulan ke depan dampaknya terhadap CAD,” lanjut dia.
Saat ini, tanpa ada langkah dan determinasi pemerintah menekan CAD, BI memprediksi hingga akhir tahun defisit transaksi berjalan sebesar USD25 miliar atau masih di bawah 3 persen dari PDB.