Rhany Chairunissa Rufinaldo
26 September 2019•Update: 26 September 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Berdasarkan serangkaian proklamasi yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada Rabu, pejabat senior pemerintah Iran dan Venezuela serta keluarga mereka tidak akan diizinkan mengunjungi Amerika Serikat.
Tindakan tersebut merupakan sanksi terbaru yang dikenakan pada Teheran dan Caracas oleh pemerintahan Trump sebagai upaya untuk meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi pada pemerintah kedua negara.
Perintah itu memiliki pengecualian di bawah perjanjian internasional yang akan memungkinkan para pejabat yang mewakili negaranya melakukan perjalanan ke markas PBB di New York untuk memenuhi tugas mereka.
Trump awalnya mengatakan bahwa dia telah menandatangani proklamasi tersebut pada konferensi pers terakhirnya di Majelis Umum PBB.
Gedung Putih kemudian menyebar salinannya segera setelah konferensi pers berakhir.
Larangan terhadap pejabat pemerintah Venezuela berlaku untuk semua individu yang memegang jabatan wakil menteri dan yang lebih tinggi serta pejabat militer, polisi atau Garda Nasional Venezuela di pangkat kolonel atau lebih tinggi dan anggota Majelis Konstituante Nasional Venezuela.
Larangan itu juga berlaku untuk individu yang memperoleh manfaat finansial yang signifikan dari transaksi atau kesepakatan bisnis dan alien lain yang bertindak atas nama atau mendukung upaya rezim Maduro untuk melemahkan institusi demokrasi Venezuela dan memberikan kelonggaran yang jelas pada penegakan hukum.
Sementara itu, larangan terhadap Iran tidak dijelaskan secara rinci dan hanya ditujukan kepada pejabat senior Pemerintah Iran.