Muhammad Abdullah Azzam
21 Februari 2019•Update: 25 Februari 2019
Serdar Bitmez, Gülşen Topçu
DOHA
Satuan pasukan yang terhubung dengan Kementerian Pertahanan Qatar tiba di Pangkalan Udara Raja Abdulaziz di Arab Saudi untuk berpartisipasi dalam latihan militer gabungan yang diberi nama "Al-Jazeera Shield 10".
Satuan tentara Qatar yang mendatangi Pangkalan Udara Raja Abdulaziz untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut disambut oleh Ketua Komite Penyambutan Arab Saudi, Brigadir Jenderal Nasser Ibrahim al-Salim.
Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan latihan itu bertujuan mengembangkan perencanaan strategis bersama di bidang militer, serta meningkatkan keharmonisan dan solidaritas antara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan negara-negara yang berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Latihan tersebut akan digelar hingga 12 Maret mendatang. Menariknya, program itu diadakan di tengah krisis antar negara teluk yang berlangsung sejak 2017 lalu.
Sejak musim panas 2017, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir telah memberlakukan langkah-langkah hukuman terhadap Qatar, termasuk pemutusan hubungan diplomatik dan penerapan blokade ekonomi.
Koalisi yang dipimpin Saudi menuduh Qatar mendukung kelompok-kelompok teroris regional, yang dibantah keras oleh pemerintah Doha.
Sejak krisis hubungan antar-Arab meletus, Kuwait telah berupaya menengahi apa yang disebut sebagai krisis politik terburuk dalam sejarah Teluk.