Maria Elisa Hospita
11 April 2019•Update: 12 April 2019
Hamdi Yildiz
TRIPOLI
Pemerintah Libya yang berbasis di Tripoli pada Kamis mengumumkan bahwa pihaknya telah merebut kembali kamp militer Yarmuk di selatan ibu kota dari pasukan yang dipimpin oleh Komandan Khalifa Haftar.
Menurut seorang sumber militer, front al-Sumud mendukung operasi itu.
Pada Rabu, pasukan pro-Haftar mengklaim telah mengambil alih kamp militer Yarmuk di selatan Tripoli, dari pemerintah yang didukung PBB.
Kamp militer Yarmuk berada di area Ain Zara, di mana bentrokan antara pasukan Haftar dan pasukan pemerintah meletus.
Dalam sebuah pernyataan, mereka mengumumkan bahwa mereka bergerak menuju pusat Tripoli.
Sejak pekan lalu, pasukan pro-Haftar telah melancarkan serangan untuk merebut Tripoli dari pemerintah yang didukung PBB.
Libya masih dilanda gejolak sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan tewasnya Presiden Muammar Gaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya telah menghasilkan dua kursi kekuasaan yang saling bersaing: satu di timur Kota Al-Bayda; dan satu lagi di Tripoli.
*Erdogan Cagatay Zontur turut berkontribusi dalam laporan ini