Chandni
09 Februari 2018•Update: 10 Februari 2018
Yusuf Hatip
BRUSSELS
Parlemen Eropa (EP) mengecam pemerintah Mesir yang menerapkan hukuman mati dan meminta negara itu "menunggu" sebelum melakukan eksekusi, menurut sebuah resolusi pada Kamis.
Dalam resolusi itu, Parlemen Eropa mengatakan "sangat khawatir" mengenai pengadilan massal yang dilakukan di Mesir serta "jumlah besar hukuman mati yang akan disetujui".
Selain itu, EP juga memohon agar pihak berwenang di Mesir "meninjau ulang semua hukuman mati yang belum dilangsungkan" guna memastikan mereka yang diadili secara tidak transparan bisa mendapatkan kesempatan ulang.
Batasan dalam hak asasi manusia yang diakui pemerintah Mesir juga diungkit oleh EP, yang meminta negara tersebut segera mengakhiri insiden kekerasan dan ucapan kebencian.
Mesir mengalami gejolak setelah kudeta pada 2013 dimana militer menggulingkan Morsi, presiden demokratik pertama negara itu.
Sejak itu, ratusan orang diberikan hukuman mati atas tuduhan penghasutan dan kekerasan, dibawah pemerintah Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi.