Barry Ellsworth
24 April 2018•Update: 25 April 2018
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
Sebuah mobil jenis van yang melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan Toronto, Kanada, oleng ke arah kiri dan menabrak pejalan kaki. Sebanyak sembilan orang tewas dan 16 lainnya luka-luka akibat insiden ini.
Saat ini, pengemudi van tersebut sudah ditahan. Menteri Keselamatan Umum Kanada Ralph Goodale meyatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi apakah kejadian ini merupakan serangan teroris.
Insiden ini terjadi pada sekitar pukul 13.30 waktu setempat di jalanan sibuk yang terdapat di bagian utara kota Toronto.
Ketika polisi tiba di lokasi kejadian, saksi mata menyatakan mereka melihat setidaknya empat korban terbaring di tepi jalan.
Unit gawat darurat di Rumah Sakit Sunnybrook yang berada paling dekat dengan lokasi mengeluarkan pernyataan tertulis, menyebut mereka menerima tujuh korban setelah "insiden yang melibatkan sebuah van menabrak sejumlah pejalan kaki".
Juru bicara untuk rumah sakit tersebut kemudian menyatakan satu pasien meninggal dunia dan beberapa lainnya dalam kondisi kritis.
Seorang saksi mata mengatakan "banyak orang terbaring tak bernyawa di tanah".
Mereka yang sedang melewati jalan itu mencoba menolong para korban, namun gagal.
Layanan kereta kemudian dihentikan untuk area ini.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengomentari kecelakaan ini dari Ottawa.
"Hati kami bersama mereka yang menjadi korban," ujar dia. "Kami akan terus menyelidiki dan mengetahui lebih banyak dalam beberapa jam ke depan."
Tersangka penabrak disebut bernama Alek Minassian dan berusia 25 tahun, sebut laporan media Kanada.
Kepolisian mengerahkan seluruh personel untuk menyelidiki kecelakaan ini, kata polisi.
"Saya ingin meyakinkan publik bahwa seluruh kota kini dijaga ketat oleh polisi," kata Wakil Kepala Polisi Peter Yuen kepada reporter saat konferensi pers.
Sejauh ini, identitas para korban belum dirilis.
Juga, menurut polisi, belum ada motif yang ditetapkan atas kejadian ini.