Erbil Basay
12 Mei 2022•Update: 13 Mei 2022
BERLIN
Jerman mengumumkan pada Rabu sedang mengupayakan perpanjangan mandat bagi tentaranya yang bertugas di misi PBB dan Uni Eropa di Mali.
Juru bicara pemerintah Christiane Hoffmann mengatakan pemerintah setuju untuk meningkatkan kontingennya dalam misi penjaga perdamaian Misi Perdamaian Terpadu Multidimensi PBB di Mali (MINUSMA) menjadi berjumlah 1.400 tentara dari sekitar 1.100.
Dia juga mengumumkan keputusan pemerintah untuk mengurangi jumlah pasukan Jerman dalam misi pelatihan Uni Eropa di Mali dan mengurangi dari 600 menjadi 300 personil dengan sebagian besar akan dikerahkan di negara tetangga Niger.
Hoffmann menambahkan resolusi ini juga harus disetujui oleh Bundestag atau parlemen federal Jerman.
Dalam jangka menengah, masa tinggal tentara Jerman di misi ini akan tergantung pada perkembangan politik di Mali dan mereka dapat ditarik jika perlu, tambahnya.
Hoffman juga mencatat bahwa Uni Eropa menangguhkan misi pelatihannya di Mali pada 5 April karena situasi politik saat ini di negara Afrika Barat itu.