Muhammad Abdullah Azzam
12 Juli 2018•Update: 13 Juli 2018
Nour Mahd Ali Abu Aisha, Hamdi Yıldız
GAZA
Tentara Israel meluncurkan serangan roket terhadap sekelompok warga Palestina yang menerbangkan "layang-layang api" di selatan Gaza, Rabu, menurut media lokal.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza belum memberikan informasi terkait korban setelah serangan roket tersebut.
Media Israel melaporkan demonstran Palestina telah menyebabkan kebakaran di beberapa permukiman Yahudi dekat perbatasan Gaza akibat “layang-layang api” dan balon gas helium yang mudah meledak.
Serangan membabi buta Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza ini menuai kecaman dan kritikan dari masyarakat internasional.
Para aktivis Palestina intens menerbangkan layang-layang dan balon ke arah wilayah Israel sebagai aksi demonstrasi mereka di pagar perbatasan Israel-Gaza yang dimulai pada 30 Maret.
Sejak unjuk rasa dimulai, setidaknya 137 demonstran Palestina telah tewas -- dan ribuan lainnya terluka -- karena ditembak tentara Israel.
Mereka menuntut "hak pulang" ke kampung halaman mereka di Palestina. Mereka juga menuntut diakhirinya blokade Israel di Jalur Gaza, yang telah melumpuhkan perekonomian di wilayah itu.
Para pengunjuk rasa juga menuntut diakhirinya blockade 11 tahun Jalur Gaza yang telah menghancurkan perekonomian kantung pesisir dan merampas 2 juta penduduknya dari banyak komoditas pokok.