Dunia

Iran buka peluang perundingan dengan AS dengan syarat lingkungan kondusif

Iran menegaskan kesiapan berdialog dengan AS selama perundingan berlangsung adil dan tanpa ancaman

Syed Zafar Mahdi, Muhammad Abdullah Azzam  | 03.02.2026 - Update : 03.02.2026
Iran buka peluang perundingan dengan AS dengan syarat lingkungan kondusif Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

TEHRAN

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memerintahkan Menteri Luar Negerinya untuk menindaklanjuti peluang perundingan dengan Amerika Serikat yang adil dan setara, di tengah upaya mediasi sejumlah negara kawasan guna meredakan ketegangan yang meningkat.

Dalam unggahan di media sosial pada Selasa, Pezeshkian menyatakan arahan tersebut diberikan menyusul permintaan dari negara-negara sahabat di kawasan agar Iran merespons proposal perundingan yang diajukan Presiden AS Donald Trump. Ia menegaskan, setiap dialog harus berlandaskan prinsip martabat, kehati-hatian, dan kemaslahatan.

Namun demikian, Pezeshkian menekankan bahwa perundingan hanya dapat dilakukan dalam lingkungan yang kondusif, tanpa ancaman maupun tuntutan yang dinilai tidak masuk akal.

Ia menambahkan, seluruh proses dialog harus berada dalam kerangka kepentingan nasional Iran.

Sehari sebelumnya, sejumlah media Iran melaporkan bahwa Presiden Pezeshkian telah menginstruksikan dimulainya kembali perundingan nuklir dengan Amerika Serikat yang terhenti pascaperang 12 hari dengan Israel pada Juni 2025.

Laporan tersebut menyebutkan, pembicaraan berpotensi digelar dalam waktu dekat pada tingkat Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff.

Namun, laporan lanjutan dari media yang sama menyatakan bahwa kabar mengenai dimulainya kembali perundingan secara segera belum dapat dikonfirmasi.

Beberapa laporan lain menyebutkan kemungkinan pertemuan antara Araghchi dan Witkoff di Istanbul pada Jumat mendatang.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik regional. Sejumlah negara kawasan, termasuk Turkiye, dilaporkan berupaya memfasilitasi penurunan ketegangan antara Teheran dan Washington.

Ketegangan kian meningkat setelah Presiden Trump menyatakan bahwa armada militer Amerika Serikat sedang menuju kawasan Timur Tengah.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın