ISTANBUL
Menyambut jeda kemanusiaan baru dan pertukaran tahanan antara kelompok perlawanan Palestina Hamas dan Israel, Indonesia pada Rabu mengatakan pihaknya berharap kesepakatan itu akan mengakhiri konflik secara permanen.
“Indonesia secara konsisten menyerukan penghentian kekerasan secara berkelanjutan untuk memberikan akses yang luas terhadap bantuan kemanusiaan ke Gaza, termasuk bantuan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia,” kata Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Israel dan Hamas mengumumkan kesepakatan tersebut pada Rabu pagi, dengan jeda akan dimulai dalam 24 jam ke depan, menurut Qatar, yang membantu menengahi kesepakatan tersebut.
Perjanjian jeda kemanusiaan “diharapkan dapat membuka pintu bagi berakhirnya konflik secara permanen dan dimulainya diskusi serius menuju perdamaian yang komprehensif dan adil.”
Kemlu juga mengatakan akan memanfaatkan jeda kemanusiaan tersebut untuk mencoba menemukan tiga warga negara Indonesia yang bekerja di Rumah Sakit Indonesia di Gaza, “yang hingga saat ini belum dapat dihubungi secara langsung.”
Indonesia juga memuji upaya mediasi Qatar yang berujung pada pengumuman kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Berdasarkan perjanjian tersebut, 50 warga Israel yang ditahan oleh Hamas akan dibebaskan dengan imbalan 150 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, lapor media Israel.
Kesepakatan itu juga mencakup jeda pertempuran selama empat hari dan masuknya 300 truk berisi bantuan kemanusiaan, termasuk bahan bakar yang sangat dibutuhkan, ke Jalur Gaza.
Perjanjian tersebut juga memungkinkan perpanjangan jeda dan potensi pembebasan lebih banyak anak dan perempuan yang ditahan oleh kedua belah pihak.
Israel memperkirakan setidaknya 239 warga Israel ditahan oleh Hamas setelah serangan lintas batas pada 7 Oktober.
Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza setelah serangan Hamas, menewaskan lebih dari 14.128 warga Palestina, termasuk 5.840 anak-anak dan 3.920 wanita, menurut otoritas kesehatan di wilayah kantong tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
