Dunia

AS sebut Türkiye berkontribusi besar dalam proses gencatan senjata di Gaza

Amerika Serikat mengapresiasi peran aktif Türkiye dalam diplomasi gencatan senjata Gaza

Michael Hernandez, Muhammad Abdullah Azzam  | 15.01.2026 - Update : 15.01.2026
AS sebut Türkiye berkontribusi besar dalam proses gencatan senjata di Gaza

WASHINGTON

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan Türkiye memainkan peran yang sangat penting dalam tercapainya kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, seiring dimulainya tahap kedua rencana gencatan senjata yang digagas Presiden AS Donald Trump.

Seorang pejabat AS mengatakan kontribusi Türkiye sangat menentukan dalam proses menuju gencatan senjata tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam pengarahan kepada wartawan di Washington, Rabu (15/1), dengan syarat identitas pejabat tidak disebutkan.

“Türkiye telah memainkan peran yang sangat integral dalam mencapai gencatan senjata ini, dan Presiden Trump sangat berterima kasih atas hal tersebut,” ujar pejabat tersebut.

Ia menyebut Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan, Menteri Luar Negeri Hakan Fidan, serta Kepala Intelijen Ibrahim Kalin terlibat secara intens dalam proses diplomasi tersebut. “Mereka semua terlibat sangat dekat dan telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam bekerja sama dengan kami,” katanya.

Pejabat AS itu juga menyampaikan harapan Washington agar Türkiye dan Israel dapat mulai memperbaiki hubungan bilateral. Menurutnya, langkah tersebut dinilai penting dan memungkinkan untuk dilakukan dalam konteks pascagencatan senjata.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengumumkan bahwa rencana gencatan senjata Gaza kini memasuki tahap kedua. Tahap ini akan berfokus pada demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokrat, serta rekonstruksi Gaza.

Witkoff menjelaskan bahwa fase kedua mencakup pembentukan pemerintahan transisi Palestina berbasis teknokrat di Gaza melalui Komite Nasional Administrasi Gaza, serta dimulainya proses demiliterisasi penuh dan rekonstruksi wilayah tersebut.

Amerika Serikat juga menegaskan harapannya agar Hamas mematuhi seluruh kewajiban dalam kesepakatan, termasuk pemulangan sandera terakhir yang telah meninggal dunia. AS memperingatkan akan ada konsekuensi serius jika ketentuan tersebut tidak dipenuhi.

Pejabat AS lainnya menilai dimulainya tahap kedua sebagai langkah besar karena adanya rencana pembangunan kembali Gaza yang dinilai dapat membawa perubahan signifikan bagi wilayah Palestina tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.