Iran klaim Trump sampaikan pesan damai di tengah ketegangan kawasan
Dubes Iran untuk Pakistan menyebut Trump tidak berniat menyerang Iran
ISTANBUL
Seorang diplomat Iran menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyampaikan kepada Teheran bahwa Washington tidak berniat melakukan serangan militer, namun meminta Iran menahan diri di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Menurut laporan harian Pakistan Dawn, Duta Besar Iran untuk Pakistan Reza Amiri Moghadam mengatakan ia menerima informasi pada Kamis dini hari yang menunjukkan bahwa Trump tidak menginginkan perang dengan Iran.
“Saya menerima informasi sekitar pukul 01.00 yang mengindikasikan bahwa Trump tidak menginginkan perang dan meminta Iran agar tidak menyerang kepentingan Amerika Serikat di kawasan,” ujar Moghadam, seperti dikutip Dawn.
Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi luas sejak Rabu bahwa pemerintahan Trump berpotensi melancarkan serangan terhadap Iran. Spekulasi itu menguat setelah laporan mengenai penarikan sebagian personel AS dari pangkalan militernya di Timur Tengah serta imbauan Washington kepada warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran.
Sebelumnya, Trump juga melontarkan ancaman terhadap Teheran menyusul laporan jatuhnya korban dalam aksi protes anti-pemerintah di Iran. Namun, dalam pernyataannya di Gedung Putih pada Rabu malam, Presiden AS terlihat melunakkan retorikanya.
Trump mengatakan dirinya telah mendapat informasi bahwa eksekusi di Iran telah dihentikan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jika hal tersebut kembali terjadi, hal itu akan menimbulkan keprihatinan besar.
Di sisi lain, pejabat pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik apa yang mereka sebut sebagai “kerusuhan” dan “aksi terorisme” yang terjadi di tengah gelombang unjuk rasa di negara tersebut.
Hingga kini, otoritas Iran belum merilis angka resmi terkait korban tewas maupun jumlah penahanan. Namun, Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat memperkirakan lebih dari 2.600 orang tewas, termasuk demonstran dan aparat keamanan, selama periode kerusuhan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
