Muhammad Abdullah Azzam
07 Oktober 2020•Update: 07 Oktober 2020
Mohammad Majid
GAZA
Kelompok perjuangan Palestina Hamas pada Senin mengecam sejumlah jurnalis Arab yang bertemu dengan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz.
Gantz pada Minggu diwawancarai secara online oleh para jurnalis dari Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Arab Saudi, menurut laporan Channel 20 Israel.
Selama Wawancara, Gantz mengatakan "kesepakatan normalisasi [antara Israel dan negara-negara Arab] akan meningkatkan pertempuran melawan Iran."
Juru Bicara Hamas Hazim Qasim mengatakan bahwa keterlibatan Jurnalis dari negara Arab manapun dengan menteri pertahanan [Israel] memalukan, dikutuk dan dicela.
"Gantz melancarkan agresi di Gaza dan melakukan pembantaian terhadap penduduk di sana serta menghancurkan banyak pemukiman," kata Qasim.
Dia menambahkan bahwa pertemuan semacam itu mempengaruhi narasi Arab dan Palestina dan "mendukung narasi pendudukan kriminal [Israel]."
Pada 15 September, UEA dan Bahrain menandatangani perjanjian normalisasi yang ditengahi AS dengan Israel di Gedung Putih, mengabaikan penolakan Palestina.
Masyarakat Palestina mengecam perjanjian normalisasi yang dinilai sebagai pengkhianatan perjuangan mereka melawan pendudukan Israel selama puluhan tahun.