09 Agustus 2017•Update: 09 Agustus 2017
RAMALLAH, Palestina
Pasukan keamanan Otoritas Palestina (PA) di Ramallah menangkap 5 jurnalis, Selasa malam, di wilayah jajahan Israel, Tepi Barat, karena alasan keamanan.
Dalam pernyataan Serikat Radio dan Televisi Islam disebutkan bahwa kelima wartawan tersebut ditangkap di rumah mereka di kota Hebron, Betlehem, dan Nablus.
PA menggeledah rumah-rumah mereka dan menyita telepon genggam dan komputer mereka.
2 dari 5 wartawan bekerja untuk kantor berita Shehab yang berafiliasi dengan Hamas dan saluran al-Aqsa, sedangkan 3 lainnya bekerja untuk saluran Al-Quds.
“Penangkapan tersebut adalah bentuk kekerasan terhadap kebebasan berbicara dan penindasan terhadap kebebasan pers. Wartawan seharusnya dibebaskan dari konflik Palestina,” kata pernyataan tersebut.
Seorang pejabat keamanan Palestina mengatakan kepada kantor berita Wafa bahwa penangkapan wartawan dilakukan karena “mereka diduga telah membocorkan informasi kepada pihak seteru”.