ANKARA
Pemerintah Turkiye mengimbau warganya yang berada di Iran maupun yang berencana melakukan perjalanan ke negara tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul perkembangan situasi keamanan dan politik di Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Kedutaan Besar Turkiye di Teheran, melalui pernyataan di platform media sosial X pada Kamis (15/1), menyarankan warga negara Turkiye yang berada di Iran agar lebih memperhatikan keselamatan pribadi dan mengikuti perkembangan terbaru.
“Warga kami disarankan untuk mencermati dengan saksama perkembangan terkini,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Turkiye.
Perwakilan diplomatik Turkiye juga menekankan pentingnya mengikuti pengumuman resmi serta arahan dari otoritas terkait. Warga diminta memantau informasi melalui situs web dan akun media sosial resmi Kementerian Luar Negeri Turkiye serta perwakilan diplomatik Turkiye di Iran.
Untuk keadaan darurat, Kedutaan Besar Turkiye membagikan nomor layanan darurat 24 jam melalui Pusat Panggilan Konsuler Turkiye, serta nomor telepon dan alamat surat elektronik perwakilan diplomatik Turkiye di Teheran, Mashhad, Tabriz, dan Urmia.
Iran sendiri dilanda gelombang unjuk rasa sejak akhir Desember lalu, yang bermula pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran. Aksi protes dipicu oleh anjloknya nilai mata uang rial Iran serta memburuknya kondisi ekonomi, sebelum kemudian meluas ke sejumlah kota lain.
Pemerintah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel berada di balik kerusuhan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan terorisme.
Hingga kini belum ada angka resmi korban dari otoritas Iran. Namun, Human Rights Activists News Agency (HRANA), kelompok pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, memperkirakan lebih dari 2.500 orang tewas, termasuk aparat keamanan dan pengunjuk rasa, serta lebih dari 1.100 orang mengalami luka-luka.
Kelompok tersebut juga menyebut lebih dari 18.000 orang telah ditahan, meski angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan berbeda dengan perkiraan pihak lain.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
