Turki

Sejak Februari, 149.000 pencari suaka masuk ke Yunani

Turki telah menjadi titik transit utama bagi para pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa

Maria Elisa Hospita   | 08.04.2020
Sejak Februari, 149.000 pencari suaka masuk ke Yunani Suasana Masjid Hagia Sophia dan sekelilingnya terlihat sepi dari aktivitas sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di Istanbul, Turki pada 6 April 2020. (Mehmet Eser - Anadolu Agency)

Ankara

Merve Aydogan

ANKARA

Turki mengumumkan bahwa hampir 149.000 pencari suaka telah melintasi perbatasan barat lautnya untuk memasuki Yunani sejak 28 Februari.

"Sebanyak 148.763 orang sudah melintasi perbatasan [Yunani] sejak 28 Februari," ungkap Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar pada Rabu.

Turki telah menjadi titik transit utama bagi para pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa.

Sejak akhir Februari, ribuan pencari suaka berkemah di perbatasan Turki-Yunani setelah Ankara menegaskan bahwa mereka tidak akan menghalangi para pencari suaka masuk ke Eropa, karena Uni Eropa tidak menepati kewajibannya sesuai dengan Kesepakatan Pengungsi 2016.

Akar juga menyebutkan bahwa pasukan Turki dan Rusia yang ditempatkan di Suriah masih menjalankan patroli gabungan ketiga sesuai dengan Perjanjian Moskow yang dicapai awal Maret.

"Sesuai dengan perjanjian sebelumnya, patroli darat gabungan ketiga berlangsung hari ini [Rabu] di Provinsi Idlib, Suriah," kata Kementerian Pertahanan Nasional lewat Twitter.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın