Türkİye, Sains dan Teknologi

Turkiye kian maju di teknologi antariksa lewat peluncuran satelit Fergani

Peluncuran satelit FGN-100-D3 menegaskan langkah Turkiye menuju kemandirian teknologi antariksa

Tolga Yanık  | 31.03.2026 - Update : 31.03.2026
Turkiye kian maju di teknologi antariksa lewat peluncuran satelit Fergani

ISTANBUL

Perusahaan antariksa Turkiye, Fergani Space, berhasil menempatkan satelit uji kelimanya ke orbit, menandai langkah penting dalam upaya negara itu memperkuat kemandirian teknologi ruang angkasa, navigasi, dan komunikasi.

Dalam pernyataan yang dirilis Baykar pada Senin, satelit FGN-100-D3 diluncurkan dari Amerika Serikat menggunakan misi SpaceX Transporter-16 dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California pada pukul 14.02 waktu Turkiye (11.02 GMT).

Satelit berbobot 113 kilogram tersebut berhasil memisahkan diri dari roket peluncur sekitar 66 menit setelah lepas landas, yakni pada pukul 15.08 waktu Turkiye (12.08 GMT), dan ditempatkan pada orbit target dengan ketinggian antara 500 hingga 520 kilometer.

Tim Fergani Space memantau proses peluncuran dari Pusat Observasi dan Kontrol Antariksa di Pusat Teknologi Nasional Ozdemir Bayraktar di Istanbul.

Satelit FGN-100-D3 yang dilengkapi kemampuan komunikasi dan navigasi kini telah mulai beroperasi di orbit.

Ketua Dewan sekaligus Chief Technology Officer Baykar, Selcuk Bayraktar, melalui platform media sosial NSosyal menyatakan bahwa upaya perusahaan “melampaui cakrawala” terus berlanjut.

“FGN-100-D3 — satelit uji kelima Fergani yang memiliki kemampuan komunikasi dan navigasi — telah berhasil menempati posisinya di ruang angkasa,” ujarnya.

Fergani menyebut satelit ini sebagai lompatan teknologi dibandingkan wahana sebelumnya, karena dilengkapi sistem penting yang sepenuhnya dikembangkan secara mandiri, seperti reaction wheel, magnetic torque rod, magnetometer, unit pengukuran inersia, serta penerima GNSS.

Selain itu, satelit ini juga membawa komputer onboard berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung misi lanjutan. Validasi sistem dan avionik buatan dalam negeri di orbit dinilai sebagai langkah penting menuju kemandirian penuh Turkiye dalam teknologi antariksa.

Sejak awal 2025, Fergani terus memperluas kehadirannya di orbit. Satelit pertama mereka, FGN-100-D1, diluncurkan pada Januari 2025, disusul FGN-100-D2 pada 2 November 2025 yang disebut sebagai satelit sektor swasta terbesar di Turkiye dengan bobot 104 kilogram.

Pada 28 November 2025, perusahaan itu juga meluncurkan FGN-TUG-S01, kendaraan transfer orbit berpropulsi hibrida pertama di dunia, yang membawa CubeSat FRG-10D1 berbobot 10 kilogram.

Ke depan, Fergani menargetkan pembangunan sistem navigasi global Ulugh Beg yang terdiri dari lebih dari 100 satelit dalam lima tahun ke depan menggunakan sumber daya sendiri, sekaligus melanjutkan pengembangan kendaraan peluncur nasional.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın