Ketegangan Timur Tengah dorong harga minyak AS tembus 105 dolar AS per barel
Lonjakan harga minyak dipicu kekhawatiran terganggunya pasokan dari kawasan Timur Tengah
ISTANBUL
Harga minyak mentah Amerika Serikat melonjak tajam pada Senin, dengan West Texas Intermediate (WTI) menembus kenaikan lebih dari 5 persen di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan global.
WTI sempat menyentuh level 105 dolar AS per barel dalam perdagangan intraday, memperpanjang reli yang menguat seiring meluasnya konflik yang melibatkan Iran serta meningkatnya risiko terhadap jalur pelayaran utama di kawasan tersebut.
Sementara itu, minyak mentah acuan internasional Brent juga diperdagangkan stabil di atas 110 dolar AS per barel, mencerminkan kekhawatiran berkelanjutan terhadap keamanan distribusi minyak dari kawasan Teluk.
Pelaku pasar masih mencermati potensi gangguan berkepanjangan di sekitar Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia, yang berisiko semakin memperketat pasokan global.
Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan konflik tersebut telah memperburuk prospek ekonomi banyak negara dan menimbulkan guncangan besar terhadap arus minyak serta gas alam cair dunia.
Kenaikan terbaru ini menambah tren lonjakan harga minyak sepanjang bulan, dengan Brent berada di jalur mencatat salah satu kenaikan bulanan terbesar dalam sejarah, seiring pelaku pasar terus memperhitungkan risiko geopolitik, potensi kerusakan infrastruktur, dan ketidakpastian ekspor dari kawasan tersebut.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
