Iran laporkan ratusan siswa dan guru tewas dalam serangan AS-Israel
Ratusan fasilitas pendidikan termasuk sekolah mengalami kerusakan
ISTANBUL
Iran melaporkan sedikitnya 281 pelajar dan tenaga pendidik tewas akibat serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari, di tengah eskalasi konflik yang terus berlangsung.
Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan Iran Hossein Sadeghi pada Minggu menyebut korban terdiri dari 222 siswa, empat anak prasekolah, 48 guru, serta tujuh staf pendidikan yang telah pensiun.
Selain korban jiwa, sebanyak 185 pelajar dan tenaga pendidikan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Sadeghi juga mengungkapkan bahwa serangan telah merusak 789 fasilitas administratif, budaya, dan pendidikan, termasuk sekitar 700 sekolah, 40 gedung administrasi, 30 fasilitas olahraga, lima kamp pelajar, serta 14 pusat budaya dan pendidikan.
Konflik meningkat sejak 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel, serta ke Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, yang turut menimbulkan korban dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan sektor penerbangan.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
