Erric Permana
20 Agustus 2019•Update: 21 Agustus 2019
JAKARTA
Kementerian Perhubungan menyatakan operasional pelabuhan di wilayah Papua dan Papua Barat pasca unjuk rasa yang terjadi pada Senin telah kembali berjalan normal.
Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan tiga pelabuhan diantaranya Pelabuhan Jayapura, Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Manokwari telah kembali melayani aktivitas kepelabuhanan sejak dini hari tadi
"Ketiga pelabuhan tersebut dalam keadaan aman dan terkendali namun kegiatan kepelabuhanan sempat terhenti akibat adanya aksi unjuk rasa di Manokwari," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad hari ini di Jakarta pada Selasa.
Dia mengatakan pada dini hari tadi Pelabuhan Jayapura telah melayani bongkar muat kapal KM Ciremai yang dioperatori oleh PT Pelni dengan rute Jayapura menuju Pelabuhan Biak.
Sementara itu di Pelabuhan Manokwari, satu kapal KM Gunung Dempo pagi tadi sudah sandar dan melakukan kegiatan bongkar muat.
Ahmad menyampaikan apresiasi kepada para petugas keamanan dan masyarakat setempat karena berhasil menjaga pelabuhan yang merupakan objek vital nasional.
"Selain itu, berdasarkan Surat Edaran dengan nomor UM.003/38/19/DJPL-17 tertanggal 15 Mei 2017 tentang Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, keamanan di Pelabuhan berhasil dijaga dan untuk itu kami mengapresiasi suasana kondusif yang terjadi selama unjuk rasa kemarin," pungkas Ahmad.