Erric Permana
31 Agustus 2017•Update: 01 September 2017
Erric Permana
JAKARTA
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston, Texas, Amerika Serikat mencatat ada 120 rumah Warga Negera Indonesia (WNI) yang tenggelam karena banjir yang disebabkan Badai Harvey.
Berdasarkan informasi, sebagian dari warga Indonesia tersebut telah dievakuasi ke sejumlah pengungsian.
“Sebagian besar telah dievakuasi ke beberapa shelter setempat, gereja, masjid Indonesia, dan sebagian warga lainnya memilih untuk mengungsi ke rumah sesama WNI yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal mereka,” ungkap pihak KJRI Houston dalam rilis Kementerian Luar Negeri yang diterima Anadolu Agency, Kamis.
KJRI juga menyediakan penampungan untuk WNI yang membutuhkan. Hingga saat ini ada sekitar 5 WNI yang ditampung di sana. Mereka ditampung setelah terjebak dalam perjalanan menuju kota lain akibat badai.
Selain itu, KJRI Houston juga membentuk Satgas Penanganan WNI Bencana dengan melibatkan tokoh masyrakat dan staf untuk memberikan bantuan.
“Diaspora di wilayah kerja KJRI Houston berupaya menghimpun dana untuk membantu masyarakat/diaspora Indonesia yang membutuhkan melalui medsos FB gofundme,”
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi meminta KJRI Houston untuk terus berkomunikasi dengan WNI agar dapat memantau situasi di sana. Hingga saat ini tidak ada WNI menjadi korban tewas.
Badai Harvey melanda wilayah Houston, Texas dan mengakibatkan banjir bandang di sana. Pemerintah setempat telah mengevakuasi 30 ribu lebih warga dan dikabarkan ada sekitar 5 orang tewas akibat badai tersebut.
Menurut Presiden Amerika Serikat Donald Trump bencana ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.