Gempa magnitudo 7,4 di Kolombia tewaskan 111 orang
Gempa kuat yang berpusat sekitar lima kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar menyebabkan kerusakan pada rumah, bandara, rumah sakit, jaringan listrik, telekomunikasi, air bersih, serta sistem transportasi umum di sejumlah wilayah Kolombia
Emirhan Demir, Sinan Doğan, Şilan Turp
10 Agustus 2026•Update: 10 Agustus 2026
BOGOTA
Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia bertambah menjadi 111 orang, menurut Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak, sementara kerusakan dilaporkan terjadi pada berbagai infrastruktur penting.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan gempa magnitudo 7,4 tersebut berpusat sekitar lima kilometer di sebelah timur Kota San Jose del Palmar di Kolombia bagian barat.
Gempa yang terutama berdampak di wilayah administratif Choco itu juga dirasakan di sejumlah kota, termasuk Barranquilla, ibu kota Bogota, Medellin, Manizales, Pereira, dan Bucaramanga, hingga menimbulkan kepanikan luas.
Menurut laporan media setempat, jumlah korban tewas akibat gempa sebelumnya dilaporkan mencapai 71 orang.
Operasi pencarian dan penyelamatan serta penilaian kerusakan masih berlangsung, sementara terdapat kekhawatiran jumlah korban jiwa akan terus bertambah.
Gempa mengakibatkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur penting di wilayah terdampak, termasuk bandara, rumah sakit, jaringan listrik dan telekomunikasi, jaringan air di Kota Armenia, serta sistem transportasi umum MIO di Kota Cali.
Upaya penilaian kerusakan juga masih terus dilakukan.
Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella melalui akun media sosialnya di platform X mengatakan dirinya secara langsung memimpin penanganan darurat di San Jose del Palmar, wilayah yang menjadi pusat gempa.
"Saya telah memerintahkan pembentukan Pusat Komando Terpadu untuk menentukan tingkat kerusakan dan kebutuhan warga terdampak serta mengoordinasikan penanganan," kata De La Espriella.
Empat orang tewas di Manizales, 18 di Pereira
Wali Kota Manizales di Provinsi Caldas, Jorge Eduardo Rojas Giraldo, mengatakan kota tersebut menghadapi situasi kritis setelah gempa kuat dan sejauh ini empat orang dilaporkan meninggal dunia.
Giraldo mengatakan lebih dari 10 bangunan di kota tersebut hancur total, sementara sejumlah besar bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Ia menambahkan lebih dari 20 rumah telah hancur dan memperingatkan jumlah tersebut dapat bertambah karena operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran, pertahanan sipil, Palang Merah, pemadam kebakaran sukarela, militer, polisi, tim penyelamat khusus, serta petugas pemerintah kota dikerahkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan setelah gempa.
Wali Kota Pereira Mauricio Salazar Pelaez mengatakan kepada media bahwa 18 orang meninggal dunia di kota tersebut.
Salazar mengatakan pihaknya memperkirakan masih banyak orang terjebak di bawah reruntuhan dan mengkhawatirkan jumlah korban meninggal akan bertambah.
Bandara Internasional Matecana dan sejumlah infrastruktur di kota tersebut juga mengalami kerusakan.
Sebagian atap di salah satu area bandara yang terdapat sejumlah orang di dalamnya runtuh, namun pihak berwenang sejauh ini tidak melaporkan korban tewas maupun luka akibat insiden tersebut.
Bangunan tiga lantai di Cali runtuh total
Menurut laporan media Kolombia, sebuah bangunan tiga lantai di Cali runtuh total, sementara sebuah gereja bersejarah di Manizales mengalami kerusakan serius dan sejumlah bangunan di Quibdo juga dilaporkan rusak.
Operasi pencarian dan penyelamatan telah dimulai di wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan.
Gubernur Choco Nubia Carolina Cordoba melalui platform media sosial X mengatakan beberapa orang terluka dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan serius di wilayah tersebut.
Survei Geologi Kolombia melaporkan gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi di Kota Novita, wilayah administratif Choco, pada pukul 08.18 waktu setempat.
Video yang beredar setelah gempa memperlihatkan bagian atas di area tengah Gereja San Jose de Pereira terlepas.
Rekaman juga menunjukkan orang-orang di jalan berpegangan pada sepeda motor polisi dan benda-benda lain di sekitarnya saat guncangan terjadi, sementara kepanikan dan kekacauan terlihat di antara warga serta orang-orang yang melintas. Good luck
Gempa juga dirasakan di Ekuador dan Panama
Menurut laporan situs berita Telesur yang berbasis di Venezuela, gempa menyebabkan kerusakan di Manizales, Cali, dan Pereira. Sebagian fasad sejumlah bangunan runtuh, sementara sebuah katedral dan bandara juga mengalami kerusakan.
Sejumlah bangunan di Kota Quibdo runtuh dan beberapa orang dilaporkan terluka.
Selain di Kolombia, gempa tersebut juga dirasakan di berbagai wilayah Ekuador dan Panama.
Pihak berwenang di Panama mengevakuasi sejumlah bangunan dan pusat layanan kesehatan akibat gempa.
Dalam satu jam pertama setelah guncangan, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan material di Panama.
"Status Bencana Nasional" ditetapkan setelah gempa
Pemerintah Kolombia menetapkan "Status Bencana Nasional" setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang negara Amerika Selatan tersebut.
Pemerintah mengeluarkan pernyataan setelah gempa yang berpusat sekitar lima kilometer di sebelah timur Kota San Jose del Palmar di Kolombia bagian barat.
Pemerintahan Presiden Abelardo De La Espriella, yang mulai menjabat pada 7 Agustus, mengumumkan penetapan Status Bencana Nasional akibat gempa tersebut.
Melalui keputusan itu, koordinasi antarlembaga dalam penanganan darurat, operasi pencarian dan penyelamatan, serta upaya pemulihan diperkuat, sementara mekanisme anggaran dan hukum juga mulai diaktifkan.