10 Februari 2018•Update: 11 Februari 2018
Erric Permana
JAKARTA
Indonesia menekankan pentingnya hubungan perdagangan yang berimbang kepada Pemerintah Tiongkok.
“Hubungan RI – Tiongkok terus mengalami peningkatan, khususnya di bidang ekonomi. Namun demikian kerja sama kedua negara harus selalu saling menguntungkan,” ujar Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Tiongkok, Liu Keqiang di Beijing, Jumat.
Kunjungan kehormatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan kerja bilateral Menteri Retno atas undangan Menlu Tiongkok, Wang Yi.
Menteri Retno meminta PM Liu Keqiang dapat terus memberikan dukungan penuh kemitraan kedua negara. Selain itu Retno juga meminta Tiongkok untuk terus mendukung kerja sama investasi kedua negara termasuk dalam berbagai proyek yang telah disepakati.
Sementara itu, PM Liu Keqiang menyambut baik kunjungan Retno Marsudi. Meski menjelang liburan Tahun Baru Imlek yang biasanya digunakan untuk koordinasi internal, Liu Keqiang mengklaim tetap menyempatkan diri untuk bertemu dengan Menteri Retno.
Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Indonesia dengan nilai perdagangan mencapai lebih dari USD 52 miliar terhitung sejak Januari – November 2017.
Sementara di bidang investasi, Tiongkok adalah investor asing terbesar ke-3, dengan nilai investasi total USD 3,4 miliar.
Tahun lalu, wisatawan Tiongkok juga menempati peringkat pertama jumlah wisatawan ke Indonesia, yang mencapai 2 juta orang.