İqbal Musyaffa
16 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Penyelenggaraan Asian Games pada Agustus lalu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,05 persen dari PDB.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menyampaikan hal itu dalam diskusi di Jakarta, Selasa.
Menteri Bambang mengatakan dengan adanya multi-event olahraga empat tahunan tersebut akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi menjadi 5,2 persen, dari sebelumnya 5,15 persen.
Sejak pertama kali Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games pada 2015 menggantikan Vietnam hingga 2018, Menteri Bambang mengungkapkan Asian Games telah memberikan dampak langsung terhadap perekonomian sejumlah Rp40,6 triliun.
Dampak langsung tersebut terdiri dari investasi infrastruktur senilai Rp29,1 triliun, operasional penyelenggaraan senilai Rp7,8 triliun, dan pengeluaran dari wisatawan asing dan domestik dengan jumlah Rp3,7 triliun.
“Spending tersebut langsung masuk ke sistem perekonomian nasional,” imbuh dia.
Pada 2018, lanjut dia, terdapat penciptaan nilai tambah perekonomian nasional dari Asian Games senilai Rp8,2 triliun. Sementara itu, selama periode 2015 hingga 2018 nilai tambah perekonomian nasional dari Asian Games mencapai Rp22,3 triliun.
“Efek pengganda terhadap output perekonomian nasional periode 2015-2018 mencapai Rp42,4 triliun,” ungkap Menteri Bambang.
Asian Games, menurut Menteri Bambang, juga mampu menciptakan peluang kerja selama periode 2015-2018 sebanyak 108.780 kesempatan kerja dan meningkatkan upah riil sebesar 0,03 persen.
Selain berdampak pada perekonomian nasional, Menteri Bambang juga mengatakan bahwa Asian Games berdampak positif pada perekonomian daerah penyelenggaranya.
Pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta, menurut dia, bertambah 0,23 persen akibat event tersebut dari 6 persen menjadi 6,23 persen.
Penciptaan nilai tambah di DKI untuk periode 2015-2018 mencapai Rp5,9 triliun dan efek pengganda terhadap output perekonomian sebesar Rp28,2 triliun.
Begitupun di Sumatera Selatan, pertumbuhan ekonominya diprediksi akan meningkat 0,57 persen dari 6 persen menjadi 6,57 persen setelah sukses menjadi tuan rumah Asian Games.
Dia menjabarkan penciptaan nilai tambah pada 2018 dari Asian Games sebesar Rp2,3 triliun dan pada periode 2015-2018 sebesar Rp7,5 triliun dengan efek pengganda terhadapt output ekonomi periode 2015-2018 mencapai Rp14 triliun.