İqbal Musyaffa
16 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Selama penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu, sebanyak 78.854 turis asing berkunjung ke Indonesia dan melakukan belanja hingga Rp1,9 triliun.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro dalam diskusi di Jakarta, Selasa, mengatakan sebagian besar turis menghabiskan uang untuk membeli suvenir Asian Games.
“Ini yang membuat banyak orang kehabisan boneka maskot dan suvenir Asian Games lainnya,” ungkap Menteri Bambang.
Selain suvenir, Menteri Bambang mengatakan para turis asing juga banyak menghabiskan biaya untuk penginapan. Rata-rata lama tinggal turis asing di Indonesia selama Asian Games selama 13 hari.
Turis asing terbanyak selama penyelenggaraan Asian Games, ungkap dia, berasal dari China, Jepang, dan Korea sama seperti susunan tiga besar peraih medali terbanyak di Asian Games.
“Mungkin mereka yakin negaranya berprestasi di Asian Games sehingga tertarik datang menonton,” ujar Menteri Bambang.
Selain ketiga negara tersebut, turis asing lainnya berasal dari Malaysia, India, Arab Saudi, Singapura, dan Belanda. Banyaknya turis asal Belanda, menurut dia, menarik karena Negeri Kincir Angin tersebut bukan peserta Asian Games.
“Kemungkinan warga Belanda yang datang adalah orang Indonesia yang sudah lama tinggal di sana dan mungkin sudah menjadi warga negara Belanda dan antusias untuk menyaksikan Asian Games,” ungkap dia.
Menteri Bambang juga mengungkapkan turis asing yang paling lama tinggal di Indonesia selama Asian Games adalah turis asal India dengan lama tinggal 17 hari, kemudian China selama 16 hari, dan Belanda selama 15 hari.
Meskipun jumlah turis asing selama Asian Games tidak lebih dari 80 ribu, namun Menteri Bambang mengatakan jumlah penonton yang datang ke arena pertandingan Asian Games mencapai 267.141 orang.
“Rata-rata turis asing datang tiga sampai empat kali ke venue Asian Games,” imbuh Menteri Bambang.
Selain turis asing, dia mengatakan wisatawan domestik yang juga datang untuk menyaksikan ajang multi-event empat tahunan terbesar di Asia tersebut mencapai 1,7 juta pengunjung.
Namun, pengeluaran turis domestik untuk belanja selama Asian Games sedikit di bawah pengeluaran turis asing dengan jumlah Rp1,8 triliun. Hal ini karena turis domestik banyak yang tidak membutuhkan penginapan, kata dia.