Tolga Akbaba
04 Mei 2026•Update: 04 Mei 2026
Media Iran pada Senin melaporkan bahwa sebuah kapal Angkatan Laut Amerika Serikat menjadi sasaran dua rudal setelah disebut mengabaikan peringatan saat melintas di dekat Selat Hormuz.
Menurut laporan kantor berita semi-resmi Fars, kapal tersebut ditargetkan setelah dianggap membahayakan lalu lintas laut di sekitar wilayah dekat Pulau Cask dan tetap melanjutkan pelayaran meski telah diperingatkan.
Disebutkan bahwa kapal itu tidak dapat melanjutkan perjalanan setelah terkena serangan dan akhirnya menjauh dari kawasan tersebut.
Sebelumnya, Juru Bicara Korps Garda Revolusi Iran sekaligus Wakil Kepala Hubungan Masyarakat, Hossein Mohibbi, menyatakan bahwa kapal yang melanggar aturan di Selat Hormuz akan dihentikan dengan penggunaan kekuatan.