Skip To Content
logo
logo
  • TURKIYE
  • DUNIA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • BUDAYA
  • ANALISIS
Türkçe
English
BHSC
Pусский
Français
العربية
Kurdî
کوردی
Shqip
فارسی
македонски
Bahasa Indonesia
Español
Dunia

Warga Berlin protes kekerasan terhadap Muslim Rohingya

Para pendemo menggalang bantuan untuk Muslim Rohingya
03 September 2017•Update: 03 September 2017
Warga Berlin protes kekerasan terhadap Muslim Rohingya
Berlin, Jerman

BERLIN

Warga Jerman melakukan aksi demonstrasi memprotes kekerasan yang terjadi di Rakhine, Myanmar, baru-baru ini.

Di Kedutaan Besar Myanmar di Berlin, para pendemo membawa spanduk bertuliskan "Hentikan genosida di Myanmar" dan "Kita semua adalah manusia" dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Selama demonstrasi yang diselenggarakan sebuah LSM Turki, Komunitas Turki di Berlin dan didukung sejumlah LSM lain di Berlin, ujar sebuah siaran pers, mengatakan bahwa Muslim Rohingya di Myanmar berada di bawah tekanan pemerintah dan kondisi tidak manusiawi.

Rohingya sendirian, sorot para pendemo, meminta bantuan untuk Muslim yang menderita di Myanmar.

Kekerasan terjadi di Rakhine, negara bagian Myanmar, sejak 25 Agustus lalu, ketika pasukan keamanan melancarkan operasi terhadap komunitas Muslim Rohingya. Aksi ini memicu masuknya pengungsi baru ke Bangladesh meskipun negara tersebut menutup perbatasannya untuk para pengungsi.

Laporan media mengatakan pasukan keamanan Myanmar menggunakan kekuatan yang tidak proporsional, menggusur ribuan warga desa Rohingya dan menghancurkan rumah mereka dengan mortir dan senapan mesin.

Ketegangan di wilayah ini terjadi antara penganut Budha dan muslim sejak 2012.

Sebuah aksi kekerasan diluncurkan Oktober lalu di Mingdao, di mana mayoritasnya Rohingnya, menyebabkan PBB menerbitkan laporan pelanggaran HAM dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

PBB mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal dan penghilangan paksa. Perwakilan Rohingya mengatakan sekitar 400 orang telah dibunuh dalam tindakan keras tersebut.

related_topics:
rohingyamyanmarduniaberlin
news_share

news_share_descriptionsubscription_contact

subscription
logo

Reporting the Changing World

next-sosyalX/TwitterFacebookYouTubeInstagram

CORPORATE

  • Tim Eksekutif
  • Ruang Pers
  • Kebijakan Cookie
  • Kebijakan Informasi
  • RSS

KOMUNIKASI

  • Kontak Kami
  • Permintaan Langganan

Anadolu Ajansı © 2026

Google PlayApp Store
Sebelumnya
Selanjutnya
Sebelumnya
Erdogan lanjutkan diplomasi krisis Myanmar

Erdogan lanjutkan diplomasi krisis Myanmar

Selanjutnya

Pasukan Irak bersiap hadapi operasi anti-Daesh terbaru di Kirkuk

Pasukan Irak bersiap hadapi operasi anti-Daesh terbaru di Kirkuk

TERBARU

Komandan senior Iran tewas dalam serangan AS-Israel

Trump sebut kesepakatan dengan Iran bisa tercapai Senin ini

Iran: Selat Hormuz baru dibuka jika pendapatan transit dipakai ganti rugi perang

Trump tak tutup kemungkinan kirim pasukan darat ke Iran jika gagal capai kesepakatan

Lihat Semua
Pengumuman pemenang Istanbul Photo Awards 2026

Pengumuman pemenang Istanbul Photo Awards 2026

Berita Terkait

Banyak faktor PATI tidak ikut program pemutihan

Banyak faktor PATI tidak ikut program pemutihan

Flu babi serang Myanmar, 1 orang meninggal

Flu babi serang Myanmar, 1 orang meninggal

Indonesia antisipasi penyebaran H1N1

Indonesia antisipasi penyebaran H1N1

Myanmar tutup masjid dan seminari di Yangon

Myanmar tutup masjid dan seminari di Yangon

Myanmar terima laporan Kofi Annan soal konflik Rakhine

Myanmar terima laporan Kofi Annan soal konflik Rakhine

Turki kecam aksi kekerasan pasukan Myanmar

Turki kecam aksi kekerasan pasukan Myanmar

19 orang Rohingya tewas dalam insiden kapal tenggelam

19 orang Rohingya tewas dalam insiden kapal tenggelam

Turki kirim bantuan untuk warga Rohingya

Turki kirim bantuan untuk warga Rohingya

‘Myanmar ingin menumpas habis Muslim Rohingya’

‘Myanmar ingin menumpas habis Muslim Rohingya’

Turki serukan akhiri kekerasan di Myanmar

Turki serukan akhiri kekerasan di Myanmar