Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Maret 2019•Update: 24 Maret 2019
Ata Ufuk Seker
BRUSSELS
Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk dan Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker mengadakan konferensi pers setelah pertemuan puncak dua hari yang berfokus pada ekonomi, hubungan dengan China dan memerangi disinformasi.
"Tujuan kami adalah fokus pada pencapaian hubungan yang seimbang, yang memastikan persaingan yang adil dan akses pasar yang setara," kata Tusk, menyoroti prioritas pertemuan puncak dengan China bulan depan.
Tusk menyinggung tentang perlunya kebijakan perdagangan yang terbuka dan tegas dan mempersiapkan UE untuk peningkatan persaingan ekonomi global.
"Kami ingin memperkuat kapasitas Eropa untuk menangani pencurian teknologi dan ancaman keamanan dunia maya dan kami menantikan rekomendasi Komisi tentang keamanan jaringan 5G," kata Tusk.
Sementara itu, Juncker mengatakan bahwa Eropa memiliki hubungan baik dengan China, bukan hubungan yang istimewa.
"Perdagangan antara China dan UE asimetris dan ini menyebabkan ketidakseimbangan," katanya, seraya menambahkan bahwa China adalah mitra sekaligus saingan UE.
“Pasar China tidak cukup terbuka untuk produk Eropa. Pasar mereka mengecualikan kami,” tambah Juncker.