Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Maret 2019•Update: 23 Maret 2019
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Sedikitnya 30 tentara Chad dan Nigeria terbunuh dalam serangan Boko Haram sejak Kamis malam, menurut laporan pejabat militer.
"Sekitar 20 hingga 24 tentara Chad yang bekerja dengan Satuan Tugas Gabungan Multinasional tewas dalam serangan di wilayah Dangdala hari ini," kata seorang pejabat militer yang berbasis di markas operasional pasukan regional Baga, kepada Anadolu Agency.
"Demikian pula, kami kehilangan 10 tentara Nigeria di Ngazai dekat dengan Monguno (Borno) Kamis malam, sementara enam lainnya tewas dalam serangan lain di sekitar Kangarwa, juga di Borno," tambahnya.
Setidaknya dua sumber lain di markas pertahanan Nigeria telah mengonfirmasi soal insiden tersebut kepada Anadolu Agency, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena keluarga para tentara belum diberitahu tentang kabar duka ini.
Baik tentara regional maupun Boko Haram belum memberi pernyataan mengenai serangan itu.
Namun, Boko Haram mengunggah foto penggunaan efektif peluncur roket rakitan yang digunakan untuk menyerang beberapa aset udara dan warga Nigeria di wilayah Diffa di Niger.
Tidak jelas apa dampak serangan terhadap aset udara yang membuat pasukan Nigeria membunuh ratusan gerilyawan dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Danau Chad.
Terlepas dari operasi militer yang konsisten terhadap Boko Haram, para analis bersikeras kelompok itu tetap menjadi ancaman eksistensial di wilayah tersebut - di luar dari krisis internal dalam kelompok itu.
Sementara itu, Turki mengutuk keras serangan yang terjadi di Chad, Jumat.
"Kami mengutuk keras serangan keji ini dan menyampaikan belasungkawa kami kepada warga dan Pemerintah Chad dan memohon rahmat Allah kepada mereka yang kehilangan nyawa," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.